Politik

Tantangan Ekonomi Menanti, Tugas Terberat Jokowi-Ma’ruf

PASANGAN Jokowi-Ma’ruf saat jumpa pers di Kampung Deret Johar Baru, Jakarta Pusat. (Foto: Raka Denny/Jawa Pos)

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin sebagai pemenang pilpres. Kendati keputusan tersebut digugat kubu Prabowo-Sandi, rencana pembangunan tetap harus dijalankan. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menegaskan, tugas berat untuk Jokowi-Ma’ruf berada di sektor ekonomi. Terutama terkait dengan perang dagang antara Amerika dan Tiongkok.

JK mengatakan, Jokowi-Ma’ruf dan kabinet baru akan menghadapi tantangan besar di bidang ekonomi. ”Ekonomi itu masalah pokok,” katanya. Sebab, persoalan ekonomi menjadi bagian dari harapan masyarakat yang harus direspons. Selain itu, sektor ekonomi berhubungan dengan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

JK menjelaskan, perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok harus disikapi serius. Sebab, perang dagang tersebut menimbulkan tantangan-tantangan baru sekaligus menciptakan peluang ekonomi. Dia menekankan, tantangan itu harus dihadapi dengan mendongkrak pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Kemudian, menarik investasi sebanyak-banyaknya, menggenjot ekspor, dan menekan inflasi serendah-rendahnya. ”Ini pekerjaan berat. Bukan mudah. Tetapi, semua negara mengalaminya,” tutur dia.

Jokowi menambahkan, selesainya tahapan rekapitulasi pemilu serentak dengan situasi yang relatif kondusif harus disyukuri. Dia juga berterima kasih atas kepercayaan masyarakat. Dia berkomitmen mengemban kepercayaan dan amanah rakyat dengan menuangkannya pada program-program pembangunan yang adil dan merata. Jokowi juga menegaskan bahwa dirinya bukan hanya pemimpin bagi masyarakat yang mendukungnya, melainkan seluruh lapisan masyarakat.

”Kami adalah pemimpin dan pengayom 100 persen rakyat Indonesia. Kami akan berjuang keras demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, bagi 100 persen rakyat Indonesia,” terangnya. Jokowi mengajak masyarakat untuk meninggalkan perbedaan dan bersatu membangun bangsa demi kesejahteraan generasi mendatang. (byu/far/bin/lum/syn/wan/c11/oni/jpg.gun)