Politik

Usai Pengumuman Hasil Pemilu, Ekspektasi Investor Tak Setinggi 2014

JOKOWI-Ma’ruf dituntut untuk mampu mempercepat revolusi industri. (Foto: Raka Denny/Jawa Pos)

batampos.co.id – Pasca pengumuman hasil pemilu, indeks harga saham gabungan (IHSG) langsung menguat 44,25 poin atau 0,75 persen. Sebanyak 243 saham menguat, 155 melemah, dan 141 tidak bergerak.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi menyatakan, pasar semakin optimistis pasca pengumuman hasil pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). “IHSG yang rebound menandakan optimisme pasar,” ungkapnya.

Pekan ini, lanjut dia, modal asing yang keluar sudah masuk kembali. Pihaknya juga optimistis, setelah pengumuman dan penetapan pemenang pilpres, semakin banyak perusahaan yang melantai di pasar saham (IPO).

“Perbedaan itu biasa, ada ketidakpuasan biasa,” paparnya.

Berbanding terbalik dengan IHSG, rupiah justru kembali melemah. Mengacu Bloomberg, pada penutupan perdagangan rupiah berada di posisi Rp 14.480 per dolar AS atau melemah 0,17 persen jika dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Selanjutnya, berdasar kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), rupiah berada di posisi Rp 14.462 per dolar AS atau menguat jika dibandingkan dengan sehari sebelumnya.

Ke depan, pemerintahan baru harus fokus pada stabilitas ekonomi. Selain menerapkan solusi jangka pendek, perlu diterapkan solusi jangka panjang. Yakni, mempercepat revolusi industri dan memperbanyak pengembangan energi terbarukan.

Sebab, tantangan ekspor ke depan kian berat sehingga harus ada kebijakan yang bisa memberikan dampak secara struktural di sektor industri manufaktur dan energi.

Kebijakan struktural pada dua sektor tersebut diharapkan dapat menyubstitusi impor bahan baku industri, meningkatkan daya saing hasil produksi manufaktur, serta menurunkan defisit neraca migas. (nis/ken/rin/c22/oki/jpg/gun)