Metro Bintan

Bekraf Siapkan Modal Rp 100 Juta, Warga Bintan Berminat?

WABUP Bintan, Dalmasri Syam saat menyapa pelaku usaha dalam sebuah acara beberapa saat lalu. (Foto: Slamet Nofasusanto/Batam Pos)

 

batampos.co.id – Kabar baik untuk para pelaku usaha ekonomi kreatif (ekraf) di Kabupaten Bintan dan sekitarnya. Jika ingin usahanya makin berkembang, pemerintah pusat melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) siap memberikan kucuran modal. Dengan demikian, para pelaku usaha ekraf di Bintan dapat mengembangkan usahanya.

Bekraf sendiri menyalurkan insentif dalam bentuk penambahan modal kerja atau investasi aktiva tetap kepada pelaku usaha ekraf. Insentif yang diberikan Bekraf merupakan bantuan pemerintah kepada pelaku usaha ekraf subsektor aplikasi digital serta pengembangan permainan, fashion, kriya, kuliner, dan film.

Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo menjelaskan, pihaknya memberikan insentif dana kepada pelaku usaha ekraf yang lolos kurasi.

“Tiap penerima BIP (bantuan insentif pemerintah) berkesempatan mendapat maksimal Rp 100 juta untuk meningkatkan kapasitas usaha dan produksi,” ujarnya.

Menurut Fadjar, pelaku usaha ekraf bisa mendaftar BIP secara online yang dibuka sejak 23 Mei hingga 12 Juni 2019. Ada beberapa tahap seleksi yang dilalui pelaku usaha ekraf. Yaitu, seleksi administrasi, presentasi substansi, dan wawancara, verifikasi lapangan, serta verifikasi rencana anggaran belanja (RAB).

Tim monitoring-pengendalian-evaluasi (MPE) Bekraf akan menjalankan monitoring untuk memantau penggunaan dana BIP. Tujuannya, memastikan pelaksanaannya sesuai dengan RAB yang sudah disetujui kurator penilai yang ditunjuk.

“Salah satu permasalahan yang dihadapi pelaku usaha ekonomi kreatif yang siap tumbuh dan berkembang adalah permodalan,” tegas Fadjar.

Menurut dia, banyak pelaku ekraf yang tidak memiliki jaminan kolateral untuk memperoleh pengembangan akses permodalan seperti dana dari perbankan dan masih bersifat informal. Karena itu, Bekraf memfasilitasi agar pelaku usaha dapat berpindah dari usaha informal menjadi formal dan meningkatkan skala usaha.

“Namun, mengingat jumlah dana yang terbatas dan besarnya minat jumlah pelaku ekraf yang mendaftar, bantuan insentif pemerintah ini bersifat kompetisi yang diseleksi kurator dari luar Bekraf,” tandasnya. (agf/c14/oki/jpg/gun)