Nasional

Siaran Pesbukers Picuk Polemik, Raffi Ahmad Minta Maaf ke MUI

RAFFI Ahmad bersama MUI dan Infokom bertemu di kantor MUI Jakarta terkait tayangan artis-artis Pesbukers yang memicu polemik. (Foto: Fedrik Tarigan/Jawa Pos)

batampos.co.id – Perwakilan ANTV beserta Raffi Ahmad bertemu dengan jajaran pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI), kemarin (30/5). Mewakili para artis yang bermain di Pesbukers, Raffi menyampaikan permohonan maaf. Dia berjanji akan memperbaiki penampilannya, sehingga tidak memicu polemik kembali.

Pertemuan yang berlangsung di lantai dua gedung MUI Pusat tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil monitoring MUI. Sepanjang bulan puasa ini, MUI melakukan pantauan tayangan di TV Indonesia. Khususnya tayangan yang bernuansa atau berbalut Ramadan.

Nah dalam pantauan tersebut, MUI menyoroti tayangan Pesbukers yang tayang menjelang berbuka puasa dan di waktu sahur. Menurut MUI, tayangan Pesbukers tersebut berkonten negatif atau buruk. Sehingga mereka merekomendasikan supaya tayangan Pesbukers Ramadhan dan Sahurnya Pesbukers untuk dihentikan.

MUI juga menilai ANTV selaku channel TV yang menayangkan Pesbukers tidak beriktikad baik. Sebab beberapa tahun terakhir program Pesbukers selalu ditegur, tetapi tidak diindahkan.

“Seharusnya tontonan itu juga tuntunan. Apalagi ini nuansanya di bulan Ramadan,” kata Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) Masduki Baidlowi.

Setelah pertemuan tertutup dengan MUI, Raffi yang menjadi bintang di Pesbukers angkat suara. “Ini teguran yang baik. Untuk jadi lebih baik,” kata Raffi. Bapak satu anak itu menjelaskan dia bersyukur bisa dilibatkan dal.pertrmuan dengan MUI. Pertemuan untuk menyelesaikan masalah itu tidak hanya dihadiri oleh manajemen ANTV dan MUI saja.

Sehingga dia bisa mendengar langsung kritikan sekaligus masukan dari MUI. Selepas pertemuan itu, Raffi mengatakan sebagai artis atau komedian dia harus bisa mengerem. Apalagi untuk sebuah tayangan live. Konten yang dibawakan jangan sampai melanggar norma agama maupun sosial.

“Saya kembali sampaikan maaf. Tidak ada niat melakukan hal yang membuat tidak berkenan,” katanya. Sebagai perwakilan aktor dan artis pengisi acara Pesbukers, Raffi mengatakan nanti akan menyampaikan hasil pertemuan tersebut ke rekan-rekannya yang lain.

Wakil Sekjen MUI Nadjamuddin Ramly menuturkan seharusnya ANTV memiliki semacam komite atau dewan etik. Tugasnya menilai konten tayangannya apakah sesuai atau berpotensi memicu polemik di masyarakat. Bahkan jika diperlukan tim kreatif ANTV ada yang memiliki kompetensi di bidang agama dan sosial.

Nadjamuddin mengatakan tayangan Pesbukers selama ini begitu digemari anak muda. Sehingga para aktor pengisinya harus bisa menjadi teladan. Bahkan baginya di mata anak muda, keteladanan aktor dan aktris Pesbukers bisa jadi lebih kuat dibandingkan para ulama yang memberikan ceramah. (wan/jpg/gun)