Metro Bintan

Warga Bintan yang Mau ke Amerika, Wajib Siapkan Data Medsos untuk Urus Visa

Ilustrasi media sosial. (Gambar: JPC)

batampos.co.id – Bagi warga Bintan yang hendak bepergian ke Amerika Serikat, siap-siap repot. Pasalnya, pemerintah negeri adidaya itu menyiapkan aturan baru bagi yang ingin berkunjung.

Syarat permohonan visa ke AS bakal lebih ketat. Pemohon harus mencantumkan akun media sosial (medsos), nomor telepon, dan alamat email. Jika ada anggota keluarga yang pernah terlibat terorisme, keterangan tersebut juga harus dicantumkan. Kebijakan baru itu akan berdampak pada sekitar 14,7 juta orang yang mengurus visa setiap tahun.

Aturan tersebut hanya diperuntukkan mereka yang ingin jalan-jalan, bekerja, atau menempuh pendidikan di AS. Untuk pengurusan visa diplomatik, kebijakan itu tidak berlaku.

“Kami terus mencari mekanisme untuk meningkatkan proses skrining guna melindungi penduduk AS,” demikian bunyi pernyataan Departemen Luar Negeri AS.

Kebijakan mencantumkan akun medsos dan email sejatinya sudah berlangsung lima tahun lalu, tapi tidak berlaku untuk semua orang. Hanya bagi mereka yang membutuhkan perlakuan khusus. Misalnya, orang-orang yang tinggal di wilayah yang pernah dikuasai kelompok teroris tertentu.

Nah, Maret tahun lalu, Presiden AS Donald Trump ingin kebijakan itu berlaku untuk semua orang yang masuk ke negaranya.

“Mereka yang berbohong tentang penggunaan media sosialnya akan menghadapi konsekuensi imigrasi yang serius,” tegas salah seorang pejabat, sebagaimana dikutip The Hill. (sha/c18/sof/jpg/gun)