Pariwisata

Empat Film Lokal Tayang Perdana, Apa Saja?

SALAH satu potongan adegan di film Si Doel The Movie 2. (Foto: Dok JP)

batampos.co.id – Buat Warga Bintan yang tidak mudik, nonton film di bioskop bisa menjadi pilihan. Namun setelah silaturahmi ya. Mungkin tidak lama lagi akan ditayangkan di Kepri.

Lima film lokal mulai ditayangkan serentak kemarin (4/6). Di antaranya, Hit N Run dan Si Doel the Movie 2. Meski menyambut Lebaran, para pemain dari kedua film tetap sibuk promosi. Mereka mengadakan nonton bareng (nobar) pada hari pertama penayangan kemarin.

Cast utama Hit N Run hadir saat nobar di XXI Blok M Square. Mereka menyapa para penonton yang menyaksikan film di jam pertama penayangan pukul 12.30. Meski hanya ketemu sebentar, para penonton tampak heboh dan senang dengan kedatangan Joe Taslim, Tatjana Saphira, Chandra Liow, dan Jefri Nichol.

Antusiasme penonton yang tinggi membuat para pemain lega. Tidak sia-sia mereka hadir, meski seharusnya bisa menikmati libur Lebaran. Bahkan, Nichol mengaku senang karena bisa berada di bioskop bareng penonton yang puas melihat film action pertamanya itu. “Kerja di Lebaran enggak masalah, karena bioskop sudah seperti rumah sendiri,” kelakarnya, yang langsung diamini para pemain lain.

Blok M Square menjadi titik pertama nobar Hit N Run karya sutradara Ody C. Harahap. Para pemain juga berkeliling di tiga bioskop lain di sekitar Jabodetabek. Yakni, Kalibata City, Kelapa Gading, dan Sunter. “Kalau misal di kota lain ramai, pasti ada kesempatan buat kita datengin,” ucap Tatjana.

Sebagai pemeran utama, Joe Taslim menganggap banyaknya film Indonesia yang rilis bukan sebuah hambatan. Justru, dia senang dan bangga karena sineas Indonesia makin produktif. “Film genre lain yang tayang juga harus kita support. Jadi, Lebaran kali ini, penonton bisa fokus ke film Indonesia,” tuturnya. Karena Hit N Run bergenre action, mereka yang suka film laga bisa menikmati aksi heroik Joe dan kawan-kawannya.

Sementara itu, di tempat yang sama, para pemain Si Doel the Movie 2 mengadakan nobar pada jam yang berbeda. Rano Karno sebagai sutradara, penulis, sekaligus pemeran utama melihat libur Lebaran sebagai peluang yang baik untuk menghibur para penggemar kisah Doel, Sarah, dan Zaenab.

Promosi di hari Lebaran juga tidak menjadi beban bagi para pemain. Mereka justru merasa nyaman karena bisa berpromosi dengan lancar. Tanpa kemacetan. “Ada momen-momen tertentu kita bisa nikmatin lewat jalan kalau mau main ke pusat,” ujar Rano. Namun, sebagai orang Betawi, dia justru lebih banyak beraktivitas di pinggiran kota yang notabene ramai sampai sekarang. (deb/c18/tia/jpg/gun)