Nasional

Mengintip Suasana Lebaran WNI di Kawasan Perkebunan Negeri Jiran

SUASANA Salat Id di KRI Tawau, Malaysia. (Foto: KRI Tawau)

batampos.co.id – Warga negara Indonesia (WNI) di Tawau, Malaysia, juga merayakan hari raya Idulfitri dengan penuh suasana kekeluargaan. Bertempat di pekarangan wisma Indonesia KRI Tawau, Malaysia, turut dilakukan Salat Id dilanjutkan open house bagi WNI yang berada di Tawau.

Sebanyak 200 lebih staf KRI Tawau beserta keluarga, WNI, diaspora Indonesia, dan warga setempat hadir dalam acara tersebut.

Kepala KRI Tawau, Malaysia Sulistijo Djati Ismojo mengatakan, telah dilakukan pembinaan WNI di wilayah Konsulat Tawau dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan. Seperti, buka puasa dan Salat Tarawih hingga Salat Id bersama. Selain itu, mereka juga mengunjungi dan silaturahmi sesama WNI yang berada di perusahaan perkebunan dan pabrik-pabrik yang tersebar di wilayah kerja KRI Tawau.

Bahkan ikut mengunjungi WNI yang tengah menjalani hukuman di penjara Tawau, Malaysia,” kata Sulistijo.

Selama Ramadan hingga Idulfitri, KRI Tawau, melibatkan pemuka agama setempat untuk memberikan siraman rohani bagi WNI yang mayoritas bekerja sebagai buruh kebun sawit di wilayah kerja KRI Tawau.

Seperti khotbah yang disampaikan Ustaz Nazar Zul, seorang WNI yang sudah tinggal di Sabah lebih dari 30 tahun, bahwa esensi Ramadan dan berpuasa adalah tahzibul nafsi atau mengendalikan diri sendiri.

“Jihad dalam konteks masyarakat Indonesia saat ini bukan berjihad dalam berperang, namun berjihad dalam mengendalikan diri sendiri sambil membangun masyarakat yang bermartabat, adil, makmur” kata Nazar Zul kepada seluruh WNI di Tawau, Malaysia. (nal/nri/jpg/gun)