Pariwisata

Wajib Dikunjungi, Dua Patung Laksamana

Diabadikan di tepian Danau Lagoi Bay

Pengunjung mengabadikan foto di objek wisata sejarah baru di Kawasan Wisata Bintan Resort, Lagoi, yakni patung Laksamana Hang Tuah dan Laksamana Cheng Ho di tepian Danau Lagoi Bay kawasan Pariwisata Bintan Resort Lagoi. F.PT BRC untuk Batam Pos

batampos.co.id – Salah satu destinasi wisata baru di  Kawasan Wisata Bintan Resort, Lagoi, Kabupaten Bintan yang sangat menarik dan wajib untuk dikunjungi.

Destinasi wisata sejarah patung legenda pelaut Melayu dan Cina yakni  Laksamana Hang Tuah dan Laksamana Cheng Ho diabadikan di tepian Danau Lagoi Bay kawasan Pariwisata Bintan Resort Lagoi.

Group General Manager (GGM) PT Bintan Resorts Cakrawala (BRC) Abdul Wahab mengatakan, dua patung Laksamana yang dibangun setinggi 2,7 meter dan terbuat dari bahan semen dan silikon ini sangat mengagumkan untuk dipandang.

Terlebih kehadiran dua patung ini, menurut dia, kembali mengingatkan akan kisah sejarah legenda keduanya.

Patung Laksamana Hang Tuah. F.PT. BRC untuk Batam Pos

Patung Hang Tuah terlihat gagah perkasa lengkap dengan keris Taming Sari kebesarannya, persis seperti penggambaran akan kesaktriaan Laksamana Hang Tuah tersebut di masa kejayaannya.

Demikian juga dengan Laksamana Cheng Ho yang terlihat berdiri tegap dengan jubah kebesaran layaknya seorang jenderal dari negeri Cina yang sangat terkenal akan keahliannya dalam memimpin pelayaran dari negeri Cina ke berbagai negara di dunia pada tahun 1450 hingga 1475.

Dia juga mengatakan, kehadiran dua patung ini akan menarik wisatawan khususnya yang belum mengenal sosok Laksamana Hang Tuah yang terlahir dari ayah bernama Hang Mahmud dan ibu Dang Merdu, menetap di Pulau Bintan.

Seperti yang dikisahkan, bahwa Laksamana Hang Tuah adalah seorang pelaut dengan pangkat Laksamana yang berbangsa Melayu dan pahlawan perang pada masa Kesultanan Melayu.

Patung Laksamana Cheng Ho. F.PT. BRC untuk Batam Pos

Sedangkan Laksamana Cheng Ho adalah seorang keturunan Cina yang terlahir dari sebuah keluarga Muslim di Yunnan pada tahun 1371.

“Keberadaan patung ini memberikan informasi sejarah yang pernah ada dan terjadi di Kepulauan Riau kepada wisatawan-wisatawan mancanegara maupun domestik,” katanya.

Dia berharap, adanya dua patung ini pengunjung tidak hanya menikmati liburan, namun juga mendapatkan buah tangan cerita sejarah dan kebudayaan Melayu yang ada di Kepulauan Riau.

Nah bagi pengunjung yang ingin melihat dari dekat kedua patung Laksamana ini, letaknya saling berdekatan satu sama lain dan mudah terlihat oleh pengunjung dari kejauhan di sisi timur atau di sisi Danau Lagoi Bay, ketika melintasi jalan menuju bangunan Plaza Lagoi di Lagoi bay. (met)