Peristiwa

Manfaatkan Momen Lebaran, Warga Tanjungpinang Bawa Sabu 959,8 gram

Pelaku kasus narkotika menunjukkan barang bukti sabu miliknya setelah ditangkap Polres Bintan saat eksposes di Pores Bintan, Senin (10/6) siang. F. Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

batampos.co.id – Novy Opriyandi, 35, warga Perum Bumi Air Raja Tanjungpinang ditangkap karena kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di jalan raya Usman Harun tak jauh dari salah satu wisma Tepi Laut, Tanjungpinang, Jumat (7/6) siang.

Dari tangannya, polisi mengamankan sekitar 959,8 gram sabu yang dibungkus dalam 20 paket sedang dan 1 paket kecil.

Kasat Resnarkoba Polres Bintan, AKP Nenda Madya Tias mengatakan, sabu diambil dari Batam. Kemudian dia menyeberangkan ke Tanjungpinang melalui pelabuhan di Tanjunguban.

“Kita tangkap di jalan depan wisma di Tepi Laut,” kata Nendra.

Setelah dilakukan pengeledahan, petugas kepolisian menemukan 21 paket sabu. Selain paket sabu, petugas juga menyita kondom dan balon.

“Jadi dia memanfaatkan momen arus balik Liburan Lebaran. Tujuannya ke Tanjungpinang karena mau menjumpai orang yang akan mengemas narkoba itu. Barang itu akan dimasukkan ke anus, sistemnya roket” kata dia menjelaskan.

Setelah dipaketkan, nantinya sabu akan dibawa kembali ke Batam. Rencananya sabu akan diselundupkan melalui Bandara Hang Nadim, Batam ke Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Lewat udara,” katanya.

Dia mengatakan, setiba di Palu, pelaku akan dibayar Rp 70 juta. ” Upah Rp 70 juta, namun belum dia terima. Dikasih kalau sudah sampai Palu,” katanya.

Sementara itu, Novy mengatakan, ini sudah dua kalinya dia akan menyelundupkan sabu. Pertama, dia mengaku membawa sabu seberat 1/2 kilo, namun sabu diedarkan di Pulau Bintan.

“Ini yang kedua kalinya,” katanya.

Dia ke Tanjungpinang hendak menjumpai orang yang mengemas barang tersebut atas perintah seorang penghuni Lapas.

Setelah ditangkap dia mengaku menyesal. (met)