Peristiwa

Arus Balik Lebaran Dimanfaatkan Kurir Bawa Sabu Nyaris 1 Kilogram

Sabu Akan Dimasukkan ke Anus dan Akan Diselundupkan ke Palu

Kurir sabu diamankan Satresnarkoba Polres Bintan. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – Libur Lebaran dimanfaatkan Novy Opriyandi kurir sabu seberat 959,88 gram untuk menyelundupkan barang haram tersebut.

Warga Perumahan Bumi Air Raja, Tanjungpinang ini diamankan di Jalan Usman Harun, tak jauh dari wisman di Tepi Laut Tanjungpinang pada Jumat (7/6) sekitar pukul 14.05 WIB.

Dari penangkapan itu, polisi menyita 21 paket sabu terdiri 20 paket sedang dan 1 paket kecil dengan berat 959,88 gram atau nyaris 1 kilogram.

Kemudian disita 1 bungkus plastik bening, 1 botol kecil baby oil, 1 kotak kondom merk Vista, 1 bungkus cotton bud, 3 bungkus balon, 1 buah kantong plastik pembungkus teh cina, 1 buah kantong plastik warna putih, 3 buah kantong plastik warna hitam, 1 buah timbangan digital merk constant, 1 buah kotak rokok merk U mild, 2 buah lakban kecil warna hitam, 1 tutup botol merk Aqua warna biru, 2 buah kaca fanbo, 2 buah pipet rakitan, 1 unit HP merk nokia tipe TA-1114 warna hitam, 1 unit HP merk Samsung Galaxi M  20 warna biru, 1 unit sepeda motor merk Honda BP 3836 QT warna hitam dan uang tunai sekitar Rp 650 ribu.

Novy Opriyandi kurir sabu seberat 959,88 gram diamankan Satresnarkoba Polres Bintan. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

Kasatresnarkoba Polres Bintan,AKP Nendra Madya Tias mengatakan, pihaknya menerima informasi bahwa akan ada kurir sabu melintas ke Tanjunguban melalui Pelabuhan ASDP Telagapunggur, Batam menuju Pelabuhan ASDP Tanjunguban.

“Dia memanfaatkan momen Lebaran. Pas kami cek di pelabuhan sudah tidak ada. Ternyata si kurir sudah bergeser ke arah Tanjungpinang dengan mengendarai sepeda motor,” katanya.

Selanjutnya, pihaknya mengejar pelaku ke arah Tanjungpinang dan pelaku diamankan di Tanjungpinang. Saat digeledah, di kendaraannya ditemukan narkotika jenis sabu yang di simpan di dalam jok sepeda motor Honda Merek Revo sebanyak 20  paket sabu sedang dan 1 paket sabu kecil yang di simpan di dalam kotak rokok.

Barang bukti lainnya juga diamankan berupa 1 Kotak Kondom Merek Vista, 3 bungkus balon, 1 botol kecil baby oil merk Jhonson and Jhonson, Timbangan Digital, 2 Unit Handphone.

“Jadi dia bawa sabu dari Batam, kemudian diperintahkan sama napi Lapas Batam, dibawa ke Tanjungpinang untuk dikemas. Baru kemudian akan dibawa ke Batam lagi untuk dibawa menuju ke  Palu Sulawesi Tengah menggunakan pesawat dengan cara Roket atau dimasukkan ke anusnya,” katanya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 114 ayat 2 sub 112 ayat 2 jo 132 Ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (met)