Metro Bintan

Pasca Lebaran, Tiket Kapal Pelni Tetap Diburu Warga

Warga mengantre saat membeli tiket kapal Pelni di Kantor Pelni Tanjungpinang, Senin (10/6) siang. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – Kantor Pelni Tanjungpinang di Batu 5 Tanjungpinang, Senin (10/6) siang terpantau ramai.

Sejumlah warga dari Tanjungpinang sekitarnya bahkan Tanjunguban masih berburu tiket kapal Pelni. Hal ini disebabkan masih mahalnya harga tiket pesawat.

Warga Bintan, Surya Alam mengatakan, dia sengaja memilih transportasi laut ke Jakarta karena harga tiket pesawat masih tinggi.

“Ke Jakarta bisa Rp 1,3 juta,” katanya.

Sedangkan kapal Pelni cuma sekitar Rp 300 ribuan. Tri, warga Lobam juga mengakui memilih naik kapal Pelni dibandingkan pesawat.

“Kami mau pulang ke Belawan. Lebih murah naik kapal dari pesawat,” katanya.

Manus Fahik, warga yang ingin pulang ke Nusa Tenggara Timur (NTT) mengaku rela antre untuk membeli tiket kapal Pelni.

“Sebelum Lebaran kami sudah ke sini, tapi kehabisan tiket. Jadi setelah lebaran la kami baru bisa pulang,” katanya.

Sementara itu, pegawai bagian operasional Pelni Tanjungpinang, Benny Satria mengatakan, untuk lonjakan warga yang membeli tiket kapal Pelni belum ada.

“Saya rasa tidak membeludak, biasa-biasa saja. Kalau dari Batam mungkin. Cuma kemarin Sabtu jaringan kita mengalami ganggguan, hampir seluruh Indonesia, namun sudah diperbaiki, makanya Senin ini banyak warga datang membeli tiket. Kalau penjualan tiket, kami sudah buka sejak Jumat,” katanya.

Dia mengatakan, dalam waktu dekat Pelni akan melayani lintasan Kijang Tanjungperiok-Surabaya-Makasar-Larantuka-Maumere-Loweleba-Kupang pada 14 Juni 2018. “Kapal KM Umsini, kapasitasnya sekitar 2 ribu penumpang,” katanya.

Kemudian KM Bukit Raya pada 19 Juni 2019 dari Kijang-Blinyu-Tanjungperiok. Lalu KM Dorolonda pada 21 dari Kijang-Surabaya-Makassar-BauBau-Namlea-Ambon-Ternate-Bitung. Dan pada tanggal 23 KM Bukit Raya dengan lintasan Letung-Tarempa-Natuna-Midai-Serasan-Pontianak-Surabaya.

Selain itu Pelni juga ada KM Sabuk 83 pada 13 Juni 2019 untuk lintasan dari Tanjungpinang-Kuala Maras-Tarempa-Midai-Pulau Tiga-Sedanau-Pulau Laut-Natuna-Subi-Serasan-Tambelan.

Dan KM Sabuk Nusantara 48 pada 11 Juni 2019 dari Tanjungpinang-Tambelan-Sintete-Slt Lampa-Tambelan-Tanjungpinang.(met)