Kabar Pemkab

Perda ASI Ekslusif dan Perda BPD Disahkan

Ketua DPRD Bintan Nesar Ahmad menyerahkan dua Perda ke Bupati Bintan Apri Sujadi disaksikan Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam saat sidang paripurna di Kantor DPRD Bintan, Rabu (19/6) siang. F.Diskominfo Bintan untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – DPRD Kabupaten Bintan mengesahkan dua perda sekaligus dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Bintan, Rabu (19/6) siang.

Dua perda yang disahkan yakni Perda pemberian ASI ekslusif dan ruang laktasi serta Perda tentang Badan Pemusyawaratan Desa (BPD).

Sidang paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Bintan Nesar Ahmad dan dihadiri Bupati Bintan Apri Sujadi dan Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam serta Sekwa Bintan Muhammad Hendri.

Selain itu, jajaran DPRD Bintan dan pihak Pemkab Bintan menandatangani komitmen mendukung pemberian ASI Ekslusif bagi anak dalam spanduk berwarna putih.

Setelah itu, DPRD dan Pemkab Bintan melanjutkan agenda Ranperda tentang Laporan Pertanggungjawaban APBD Bintan 2018.

Dalam sambutannya, Bupati Bintan Apri SujadiĀ  menyampaikan, Ranperda mengenai laporan pertanggungjawaban merupakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan.

Dimana, laporan realisasi anggaran untuk tahun 2018 jumlah pendapatan daerah secara umum terealisasi sebesar Rp 1,128 triliun atau 111,58 persen dari target sebesar Rp 1,011 triliun lebih yang terdiri dari PAD terealisasi sebesar Rp 286,60 miliar lebih atau 119,14 persen dan Pendapatan Transfer pemerintah terealisasi sebesar Rp 841,83 miliar lebih atau 112,39 persen.

Kemudian di sisi belanja daerah, total anggaran sebesar Rp 1,185 triliun lebih terealisasi Rp 1,088 triliun lebih atau 91,83 persen.

Penggunaan belanja daerah itu untuk belanja tidak langsung sebesar Rp 488,59 miliar lebih atau 92,40 persen dan belanja langsung sebesar Rp 600,04 miliar lebih atau 91,37 persen.

Sedangkan dari pos pembiayaan APBD tahun anggaran 2018, realisasi penerimaan pembiayaan sebesar Rp 176,14 miliar lebih atau 100 persen sedangkan pengeluaran pembiayaan realisasi sebesar Rp 2 miliar.

Sehingga tercatat pembiayaan netto sebesar Rp 174,14 miliar lebih. Adapun realisasi APBD pada tahun 2018 mengalami surplus sebesar Rp 39,79 miliar lebih. Dengan demikian, SILPA APBD tahun 2018 tercatat Rp 213,94 miliar lebih. (met)