Peristiwa

Polisi Amankan Dollar dan Ringgit dari Maling Ketangkap di Kolong Tempat Tidur

Lepay, maling yang ketangkap di kolong tempat tidur, terbukti mencuri di rumah warga di Kampung Nosari Timur Kelurahan Kijang Kota Kecamatan Bintan Timur pada 31 Mei 2019. F.Polsek Bintan Timur untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Lepay, maling yang ketangkap di kolong tempat tidur di salah satu rumah di Kampung Kebun Nanas, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur pada Selasa (25/6) sekitar pukul 04.00 WIB.

Sebelumnya  melancarkan aksinya di Kampung Nosari Timur Kelurahan Kijang Kota Kecamatan Bintan Timur pada 31 Mei 2019.

Dalam aksinya, Lepay berhasil menyikat 1 buah handphone, 1 buah cincin, sejumlah uang asing, dan stnk motor.

Awal kasus pencurian ini terungkap setelah Lepay diamankan di rumah warga, Selasa (25/6) sekitar pukul 04.00 WIB.

Ketika itu, polisi mengeledah jok sepeda motor Lepay. Dimana, ditemukan STNK sepeda motor milik Yetti Wulandari.

Selanjutnya, polisi mengembangkan kasus ini dengan mendatangi rumah korban.

Kepada polisi, korban mengakui bahwa rumahnya pernah dimasuki oleh maling pada 31 Mei 2019.

Akibat peristiwa itu, korban mengalami kerugian diantaranya 1 buah handphone, 1 buah cincin, sejumlah uang asing, dan stnk motor.

Dari rumah korban, polisi bergeser ke rumah Lepay. Di sana, polisi menemukan beberapa lembar uang asing diantaranya ringgit, dollar dan yuan.

“Uang itu menurut Lepay hasil dari dia mencuri di rumah korban,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur, Ipda Muhammad Fajri Firmansyah, Rabu (26/6).

Atas temuan ini, Polisi meminta korban membuat laporan resmi di kantor polisi.

“Korban membenarkan bahwa sejumlah uang kertas dalam mata uang ringgit, yuan dan dollar US dan sebuah STNK motor atas namanya miliknya,” kata dia.

Berdasarkan laporan kepolisian, polisi melakukan penyidikan lebih lanjut.

Sedangkan Lepay diancam pasal tentang pencurian dengan pemberatan pasal 363 ayat 1 ke-3 dan  ke-5 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. (met)