Peristiwa

Seorang Nelayan Bintan Ditangkap Mabes Polri

Terlibat Sabu Puluhan Kilo Disimpan di Pulau Alang Bakau, Mantang

Kajari Bintan, Sigit Prabowo. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Seorang nelayan Bintan, Indra alias In bin Bakri, 39, diamankan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri karena keterlibatan kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu pada 1 Juni 2019 lalu.

Diduga warga RT 3 RW 2 Desa Dendun Kecamatan Mantang ini menjadikan Pulau Alang Bakau, Desa Malang Besar, Kecamatan Mantang untuk tempat penyimpanan sabu seberat 63 kilogram (Kg) asal Malaysia.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bintan, Sigit Prabowo mengatakan, lelaki yang diamankan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri ialah nelayan Bintan.

Dia mengaku sudah menandatangani surat keterangan status barang sitaan narkotika merujuk pasal dari Mabes Polri yaitu pasal 87 ayat 2 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009.

“Sudah saya tanda tangani pada 7 Juni kemarin. Berkasnya kemungkinan bulan Juli kita terima dari Mabes Polri,” kata dia.

Dilansir berita JPNN (Batam Pos Group), Jajaran Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar jaringan penyeludupan sabu-sabu yang berasal dari Malaysia.

Dalam pengungkapan ini, petugas berhasil mengamankan sabu-sabu sebanyak 63 kilogram.

Dirtipidnarkoba Bareskrim Brigjen Eko Daniyanto mengatakan, dalam melakukan aksinya, pelaku memanfaatkan pulau kecil tak berpenghuni di Kepulauan Riau untuk menyembunyikan narkoba.

“Pulau itu bernama Alang Bakau. Pengungkapan ini kami lakukan pada 1 Juni lalu. Total ada dua tersangka yang kami tangkap dalam jaringan ini,” kata Eko di Bareskrim Polri, Selasa (18/6) lalu. (met)