Metro Bintan

Takke Group Tertarik Investasi Pariwisata di Bintan

Chief Executive Officer (CEO) Takke Group, Laurence M. Takke. F.Dokumen Takke Group untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Takke Group, perusahaan yang sukses menggeluti bisnis properti di Ibu Kota Jakarta kini mulai tertarik untuk berinvestasi pariwisata di Pulau Bintan, Kepulauan Riau.

Keseriusan Takke Group terlihat dari mulai mengembangkan jaringan bisnisnya di Bintan dengan nilai investasi awal yang sudah siap digelontorkan sekitar Rp 500 miliar.

Chief Executive Officer (CEO) Takke Group, Laurence M. Takke di Bintan, Minggu (30/6) menyampaikan, sudah menjadi komitmennya untuk membangun kampung halaman.

“Ini merupakan komitmen moral saya untuk membangun kampung halaman, tempat dimana saya dilahirkan dan dibesarkan. Doakan saja, mudah-mudahan semuanya berjalan lancar,” ungkapnya.

Disinggung apakah khawatir bersaing dengan pebisnis yang sudah lebih dahulu mengarap bisnis pariwisata di Pulau Bintan? Pria berdarah Bugis ini mengaku tak khawatir bersaing dengan pebisnis pariwisata lainnya.

Pasalnya, segmentasi pasar yang akan digarap oleh Takke Group memiliki karakteristik yang berbeda dengan perusahaan pariwisata lainnya.

Dia menjelaskan, Takke Group akan fokus pada wisata budaya yang bernuansa religi dengan segmentasi pasar wisatawan asal Asia, khususnya Singapura, Malaysia, China, Jepang dan Korea.

Konsepnya sambung dia, tetap mengadopsi budaya lokal yang sudah berkembang dengan baik di daerah ini sejak zaman Kesultanan Riau – Lingga – Johor – Pahang.

Untuk membuktikan kesungguhannya berinvestasi di sektor pariwisata ini, Laurence mengaku sudah membebaskan lahan sekitar 400 hektare di Galang Batang, Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan.

Yang pasti, lokasinya tidak tumpang tindih dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang yang dikembangkan oleh PT. Bintan Alumina Indonesia (BAI).

“Jadi, saya klarifikasi ya, lokasi saya tidak berbenturan dengan lokasi pengembangan KEK PT. BAI,” jelas Laurence menegaskan.

Perusahaan yang pernah heboh karena salah satu direktur marketingnya, yakni Bobby Afif Nasution, mempersunting Kahiyang Ayu, putri Presiden Jokowi ini, sudah mulai melakukan pengukuran, pemetaan dan pemasangan tanda batas-batas lahan yang akan dikembangkannya.

Di bidang properti, nama Takke Group tak asing lagi. Perusahaan yang digawangi putra kelahiran Tanjungpinang ini, sukses membangun sejumlah apartemen berkelas dengan ketinggian 40 lantai di Jakarta, Bogor dan Bekasi.

Diperkirakan, Takke Group sudah sukses membangun kamar hunian sekitar 9.000 unit. (met)