Metro Bintan

Sempat Dibuka, Orangtua dan Calon Siswa Kecewa Jurusan Perhotelan SMKN I Bintan Utara Ditutup

Sejumlah orangtua siswa menitipkan harapan ke pemerintah agar jurusan perhotelan SMKN I Bintan Utara dibuka kembali, Selasa (2/7). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Sejumlah orangtua dan anaknya kecewa atas kebijakan pemerintah yang menutup jurusan perhotelan di sekolah menengah kejuruan negeri I Bintan Utara.

Padahal, jurusan ini sempat dibuka dan sudah berjalan selama setahun.

Hal ini berdasarkan izin penyelenggara  bidang/program/konpetensi keahlian nomor : 420/001/IZ-Diadik/2018 diterbitkan Kadisdik Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Dali.

Izin dikeluarkan berdasarkan hasil verivikasi dan Surat Keputusan Gubernur Nomor 2142/KPTS-4/V/2018 terkait penyelenggaraan bidang program kompetensi keahlian ke SMKN 1 Bintan Utara, dengan bidang keahlian pariwisata, program keahlian perhotelan dan pariwisata serta kompetensi keahlian perhotelan.

Bahkan, tahun ini, dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) calon siswa yang mendaftar dan berminat pada jurusan perhotelan di SMK Negeri I Bintan Utara sudah mencapai 108 orang.

Eli, salah seorang orangtua mengaku kecewa. Dia sudah mendaftarkan anaknya ke jurusan perhotelan, namun tiba-tiba jurusan ini ditutup oleh pemerintah, dalam hal ini Disdik Kepri.

Bukan tanpa alasan dia memilih jurusan perhotelan bagi anaknya, Dinda. Pertama karena di Bintan bagian Utara ini, potensi pariwisata sangat besar. Tidak menutup kemungkinan, peluang anaknya bekerja di sektor unggulan di Kabupaten Bintan ini juga besar.

“Kalau bisa tetap dibuka la, kami berharap sangat ke pemerintah. Apalagi tahun kemarin sudah dibuka (jurusan perhotelan),” ujarnya.

Kedua, alasannya mesti ada sekolah kejuruan pariwisata di Bintan, namun lokasinya sangat jauh yakni di Kijang.

“Kenapa harus di Kijang, kalau ada yang dekat di sini,” kata dia.

Lina, ibu dari calon siswa bernama Dinda Mutia ini juga mengeluhkan hal yang sama.

Dia berharap jurusan ini tetap ada, karena peluang anaknya bekerja di sektor pariwisata juga besar.

“Jangan sampai ditutuplah, lingkungan kita ini dekat sekali dengan industri pariwisata,” kata dia berharap.

Seorang calon siswa yang berminat pada jurusan perhotelan di SMK Negeri I Bintan Utara, Gede Aditya Wibowo, 15, mengatakan, alasan dirinya ingin mengambil jurusan Perhotelan. Karena dia ingin melanjutkan kuliah di Bali.

“Saya ingin nanti kerja di sektor pariwisata,” kata warga Lobam Bestari ini.

Kenapa tidak memilih saja di sekolah kejuruan di SMK pariwisata di Kijang, dia menjelaskan alasannya terlalu jauh.

“Semoga saja diadakan kembali, karena sudah berjalan setahun,” harap dia.

Hal serupa diungkapkan Bagas Alviano, 15, pelajar yang tinggal di Kampung Bugis ini.

Dia mengatakan, awalnya dia memilih jurusan teknik instalasi pengadaan listrik. Namun, sebenarnya dia lebih berminat pada jurusan perhotelan.

“Saya juga daftar di jurusan perhotelan. Karena saya masih berharap dibuka jurusan perhotelan. Karena di sini kawasan pariwisata, sehingga harapannya mudah bagi saya mencari kerja,” kata dia panjang lebar.

Kalau di (SMK pariwisata) Kijang, menurutnya, jauh dari tempat tinggal.

“Jauh, kasihan orangtua,” katanya.

Rendi Aditya, 15, pelajar yang tinggal di Kampung Mentigi ini juga berharap jurusan ini tetap dibuka.

“Banyak hotel akan dibangun di daerah kita ini, saya berharap setelah lulus nanti bisa bekerja di hotel,” kata dia menjelaskan.

Kajur Perhotelan pada SMKN I Bintan Utara, Rikson Situmeang mengakui minat calon siswa akan jurusan perhotelan sangat besar.

Hingga sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa (2/7) sudah sebanyak 108 orang calon siswa yang mendaftar untuk jurusan perhotelan.

“Kalau jumlah yang mendaftar segitu, bisa dibuka 3 kelas,” kata dia.

Bagaimana sarana dan prasarana? Ia menjelaskan, untuk ruang kelas belajar ada. Demikian juga ruang praktek.

“Tahun ini sedang dibangun. Peralatan pendukung pembelajaran juga sudah disiapkan, mudah-mudahan tahun ini datang. Untuk peralatan, kita tinggal menunggu datang dari pusat,” jelasnya.

Untuk diketahui, di SMKN I Bintan Utara dibuka 7 jurusan. Yakni jurusan teknik komputer jaringan, teknik elektronika industri, teknik kendaraan ringan otomotif, bisnis konstruksi dan properti, kemudian teknik pengelasan, teknik instalasi pengadaan listrik, baru jurusan perhotelan.

Kepala SMKN I Bintan Utara, Wiharjo mengakui Dinas Pendidikan Kepri menutup jurusan perhotelan.

Alasan ditutup jurusan perhotelan dari dinas, katanya, karena Disdik menilai tidak sesuai dengan kelompoknya.

“Ya harapannya kalau ditutup jurusan, dibuka sekolah pariwisata di Bintan bagian Utara karena potensi pariwisata di sini sangat besar. Jadi jurusan ini nantinya bisa dialihkan ke sekolah pariwisata di Bintan bagian Utara,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kadisdik Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Dali belum memberikan pernyataan resmi terkait ditutupnya jurusan perhotelan di SMKN I Bintan Utara. (met)