Peristiwa

Polisi Panggil Kades dan Staf Desa Kukup, Tambelan

Dugaan Penyelewengan Dana Desa

Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Yudha Suryawardana. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

PRO BINTAN – Penyidik Satreskrim Polres Bintan telah memanggil kepala desa Kukup, Tambelan beserta stafnya karena dugaan penyelewengan dana desa pada tahun 2016.

“Dipanggil untuk klarifikasi, kades dan stafnya, belum lama ini,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Yudha Suryawardana, Rabu (3/7) siang.

Dia menjelaskan, awalnya kasus ini bermula dari informasi masyarakat bahwa ada perencanaan anggaran dana desa yang tidak sesuai penggunaannya pada tahun 2016.

Dimana, pagu anggaran desa baik bersumber dari alokasi dana desa (ADD) yang bersumber dari APBD Bintan maupun dana desa (DD) yang bersumber dari APBN di Desa Kukup mencapai Rp 1,7 miliar lebih.

Hanya sejauh ini dia menjelaskan, kasusnya masih dalam penyelidikan.

Apakah ada kerugian negara yang diakibatkan dari kasus ini? Ia menjawab pihaknya masih akan berkoordinasi dengan BPKP untuk mengetahui hal tersebut.

Karena untuk melihat ada atau tidaknya kerugian negara dari dugaan penyelewengan dana desa di Desa Kukup ini, kata dia harus dilakukan penghitungan secara menyeluruh selama 1 tahun.

“Nah ini yang lagi dipelajari karena penghitungan dana desa harus dilakukan 1 tahun, bukan seperti lainnya per kegiatan,” kata dia menjelaskan.

Oleh karena itu, nantinya pihaknya akan menunggu hasil pemeriksaan dari BPKP sebab yang menentukan ada atau tidaknya kerugian negara yang ditimbulkan dari penyelewengan oknum pejabat sepenuhnya berada di tangan BPKP.

“BPKP yang memutuskan ada atau tidaknya kerugian negara nantinya,” kata dia mengakhiri. (met)