Metro Bintan

Bisnis Produk Kesehatan, Investor Singapura Tanam Modal Rp 4 miliar Lebih di Tanjunguban

Gunting pita menandai grand opening showroom penjualan produk kesehatan berupa kasur di di bawah naungan PT. Abadi Latex beralamat di Jalan Permaisuri RT 01 RW 03, Kompleks Anra Wika Square Blok C, Tanjunguban, Senin (8/7) pagi. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Sebuah investor asal Singapura menanamkan modal di Kabupaten Bintan.

Perusahaan yang bergerak di bidang usaha produk kesehatan ini melakukan investasi awal senilai Rp 4 miliar lebih.

Investasi ini ditandai grand opening showroom usaha di bawah naungan PT. Abadi Latex beralamat di Jalan Permaisuri RT 01 RW 03, Kompleks Anra Wika Square Blok C, Tanjunguban, Senin (8/7) pagi.

Hadir dalam grand opening, Kadisbudpar Bintan Wan Rudy Iskandar, GGM PT. BRC Abdul Wahab, Ketua Kadin Bintan Edi Surbakti, Camat Bintan Utara Raja Lukman dan sejumlah pejabat Pemkab Bintan dan tokoh masyarakat di Kabupaten Bintan.

Manager Operasional PT. Abadi Latex, Andi menuturkan, investasi awal yang ditanamkan senilai Rp 4 miliar lebih.

“Tenaga kerja lokal yang direkrut sejauh ini sekitar 30 orang,” sebutnya.

Dia menjelaskan, produk yang dipasarkan ialah produk kesehatan berupa kasur. Kasur ini terbuat dari bahan alami latex.

Keunggulan kasur kesehatan ini bagi yang menggunakan, menurut dia, bisa memperlancar aliran peredaran darah, bisa juga menghilangkan letih dan capek.

Pekerja PT. Abadi Latex mempromosikan produk kesehatan berupa kasur ke tamu yang hadir grang opening showroom usaha ini di bawah naungan PT. Abadi Latex beralamat di Jalan Permaisuri RT 01 RW 03, Kompleks Anra Wika Square Blok C,  Tanjunguban, Senin (8/7) pagi. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

“Bahan dasarnya latex, sehingga membuat kuman dan bakteri tidak mau menempel di kasur dan bantal,” jelasnya.

Berapa harga 1 set kasur? Ia menjawab, 1 set kasur ditawarkan seharga Rp 20 juta.

“Harga (Rp 20 juta) sudah termasuk kasur dan 2 bantal,” jelasnya.

Dia mengatakan, produk kesehatan ini tidak semata ditawarkan ke umum namun juga ke wisatawan mancanegara (wisman).

“Kita juga ingin menarik wisatawan di Lagoi untuk melihat ke sini. Jadi mereka tidak hanya stay di Lagoi, wisatawan bisa juga melihat produk kita sekaligus melihat bangunan-bangunan tradisional dan budaya serta objek wisata di Tanjunguban,” kata dia.

Sementara Ketua Kadin Bintan, Edi Surbakti menyambut baik investasi ini. Terlebih dibuka di Tanjunguban. Sehingga wisatawan yang dibawa ke showroom ini, bisa dibawa singgah ke sejumlah objek wisata yang ada di Tanjunguban.

Sebut saja, objek wisata Gurun Pasir Busung dan Danau Biru serta objek wisata lainnya.

“Harapannya investasi ini ada multiefeknya karena wisatawan yang dibawa ke sini bisa juga belanja di toko-toko milik masyarakat yang ada di Tanjunguban,” kata dia. (met)