Metro Bintan

Tanah Uruk di Bintim untuk Timbun Lokasi Proyek Gurindam 12

PT. GKN Tegaskan Tak Ada Aktivitas Tambang Buaksit

Aktivitas pengerukan tanah di Tanjungkuku, Sei Nam, Kecamatan Bintan Timur (Bintim), Minggu (7/7). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

PRO BINTAN – Aktivitas pengerukan tanah di Tanjungkuku, Sei Nam, Kecamatan Bintan Timur (Bintim) bukan aktivitas penambangan bauksit melainkan untuk penimbunan di lokasi proyek pembangunan Gurindam 12 di Tanjungpinang.

Hal ini ditegaskan oleh Perwakilan PT Guna Karya Nusantara (GKN), Brando.

Dia menjelaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan aktivitas pengangkutan tanah uruk di wilayah tersebut. Tanah uruk ini diangkut dengan menggunakan tongkang menuju Tanjungpinang.

Terkait perizinan, dia menjelaskan, pihaknya sudah mengantongi izin bahkan telah membayar retribusi.

“Bukan aktivitas pertambangan bauksit maupun mengangkut stok file bauksit,” tegasnya, Minggu (7/7).

Dia berharap semua pihak mendukung pekerjaan yang dilakukan saat ini agar pembangunan proyek Gurindam 12 yang dilakukan pemerintah di Tanjungpinang selesai sesuai jadwal. Sehingga fasilitasnya bisa dirasakan segera oleh masyarakat.

“Kami pastikan tidak ada aktivitas tambang yang kami lakukan, melainkan untuk pembangunan yang dilakukan pemerintah,” katanya.

Dalam 2 minggu ini, dia mengatakan, pihaknya akan melakukan penimbunan di lokasi seluas 3 hektare tepatnya di zona 1 proyek Gurindam 12 di Tanjungpinang.

“Rencananya lokasi itu akan digunakan untuk upacara HUT Kemerdekaan danĀ  pesta rakyat, bulan Agustus nanti oleh Gubernur Kepri,” tutupnya. (met)