Metro Bintan

Sudah Ditawarkan, Belum Ada Pengusaha Tertarik

Jadi Operator di Pelabuhan International Berakit

Kondisi Pelabuhan International Berakit yang belum dioperasikan karena belum adanya operator. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Hingga saat ini, Pelabuhan International Berakit di Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan masih belum dioperasikan.

Salah satunya karena belum ada operator yang siap membuka jalur pelayaran di pelabuhan tersebut.

Ketua Kadin Bintan, Edi Surbakti mengatakan, pihaknya sudah menawarkan dua investor untuk menjadi operator di pelabuhan international Berakit dengan rencana awal membuka rute pelayaran dari Bintan-Malaysia atau sebaliknya.

Namun, kedua pengusaha yang bergerak di bidang usaha transportasi laut tersebut justru tidak berminat untuk menjadi operator di pelabuhan tersebut.

“Sudah ditawarkan ke dua investor namun mereka langsung mundur,” kata dia ditemui usai grand opening PT. Abadi Latex di Tanjunguban, Senin (8/7) siang.

Kondisi Pelabuhan International Berakit yang belum dioperasikan karena belum adanya operator. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

Dia menjelaskan, alasannya karena jika memasuki musim utara dan pendangkalan alur di perairan Berakit.

“Kalau pelabuhan mereka ok, cuma saja kalau musim utara bisa sampai 4 bulan. Ini tidak terbendung,” kata dia.

Ini akan menjadi persoalan karena menurut dia, tidak mungkin selama musim utara pelayaran kapal dialihkan.

“Kalau musim utara harus dialihkan ke mana, apa selama musim utara sampai tidak ada jadwal pelayaran kapal,” kata dia menambahkan.

Pantauan Batam Pos di lokasi pelabuhan yang dibangun sekitar tahun 2010 ini kondisinya makin memprihatinkan. Bangunan utama yang menelan anggaran sekitar Rp 60 miliar lebih ini belum juga digunakan. Terlihat semak belukar di sejumlah sudut pelabuhan. (met)