Kabar Pemkab

97 JCH asal Bintan Dapat Pembekalan

Bupati : Persiapkan Mental

Bupati Bintan, Apri Sujadi mengenakan kemeja seragam JCH Bintan ke jemaah termuda, Sjafrianto bin Syafril Idris saat pembekalan dan pelepasan JCH Bintan di aula Kantor Bupati Bintan, Selasa (9/7) pagi. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Sebanyak 97 jemaah calon haji (JCH) asal Bintan termasuk tim petugas haji daerah (TPHD) Bintan mengikuti pembekalan dan pelepasan JCH di Aula Kantor Bupati Bintan di Bintan Buyu, Selasa (9/7) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kegiatan pembekalan dan pelepasan JCH dibuka Bupati Bintan, Apri Sujadi. Dihadiri Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam dan Sekretaris Daerah Bintan, Adi Prihantara.

Plt Kabag Kesra Bintan, Indra Gunawan menyampaikan, jumlah JCH asal Bintan sudah final.

“Finalnya hari ini jumlahnya 97 orang JCH,” sebutnya.

Indra mengatakan, selama ini ada penambahan kuota JCH dari pusat. Awalnya JCH Bintan sebanyak 76 orang, kemudian bertambah menjadi 88 orang dan saat ini bertambah menjadi 97 orang.

“Kita agak telat, tapi ini sudah final dari Kementerian Agama,” kata dia.

Dia menyebut, JCH asal Bintan terdiri dari 43 orang jemaah laki-laki sedangkan wanita sebanyak 54 orang.

Dimana, rinciannya 43 orang dari Kecamatan Bintan Timur, 31 orang dari Kecamatan Bintan Utara, 7 orang Gunung Kijang, 3 orang Bintan Pesisir, 8 orang Toapaya, 2 orang Teluk Sebong dan 3 orang Teluk Bintan.

Jamaah termuda bernama Sjafrianto bin Syafril Idris dengan usia 39 tahun dari Kecamatan Bintan Utara, sedangkan jamaah termuda perempuan bernama Kasmawati Binti Kaseng dengan usia 38 tahun dari Kecamatan Gunung Kijang.

Kemudian untuk jemaah tertua laki-laki bernama Sanyasa bin Tawiyasa usia 89 tahun dari Kecamatan Toapaya, sedangkan jemaah tertua perempuan bernama Juminten Binto Wahyu, usia 87 tahun dari Kecamatan Teluk Bintan.

Para JCH asal Bintan ini akan bergabung dalam kloter 17. Dijadwalkan para JCH akan dilepas dari Bintan dan masuk ke asrama haji Batam pada tanggal 20 Juli, kemudian mereka akan bertolak ke Tanah Suci pada tanggal 21 Juli 2019.

Bupati Bintan, Apri Sujadi menyampaikan pembekalan dan pelepasan jemaah calon haji ini agar seluruh jemaah menyiapkan baik mental maupun spiritual. Karena proses ibadah haji tidak semata menjalankan ibadah secara spiritual tapi dibutuhkan kekuatan fisik.

“Perlu diingat bukan berarti tua tidak kuat karena usia bukan menjadi halangan menjalankan ibadah haji. Jadi siapkan fisik dan mental sebelum keberangkatan,” ujarnya.

Bupati juga meminta JCH untuk meluaskan ilmu, maksudnya harus dibekali ilmu agar siap melaksanakan serangkaian ibadah.

“Apa yg namanya syari, tawaf. Inilah dilakukan pembekalan saat ini,” kata dia.

Bupati juga meminta JCH untuk melapangkan dada karena menjalankan ibadah haji dibutuhkan kebersamaan, kekompakan dan kesabaran.

“Selalu jaga kekompakan rombongan, saling tolong meolong. Jangan berbantah bantahan. Kalau ada yang ketinggalan 1, yang lainnya harus menunggu,” kata dia.

Kemudian JCH juga harus melunakkan lidah. “Ketika di sana perbanyak doa, lidah untuk berzikir dan ¬†perbanyak alam ibadah, jaga lisan,” ungkapnya.

Setelah membuka acara, Apri Sujadi dan pejabat lainnya melakukan penyerahan dan mengenakan secara simbolis seragam jemaah calon haji.(met)