Peristiwa

Pewarta dan Warga Sempat Dikecoh

Tanpa Rompi Oranye, KPK Bawa Gubernur ke Jakarta

Paska operasi senyap KPK, Gubernur Kepri Nurdin Basirun dibawa terbang ke Jakarta lewat Bandara RHF Tanjungpinang, Kamis (11/7), tampak Nurdin berkameja biru lengan panjang berjalan dikawal petugas KPK dari VIP bandara menuju pesawat. F.Cipi Ckandina / Batam Pos

PRO BINTAN – Banyak pewarta dan warga yang menunggu kedatangan mobil yang ditumpangi petugas KPK membawa Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) terperiksa dugaan kasus suap reklamasi di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang sempat terkecoh.

Awalnya tiga mobil yang dikawal mobil Patwal bergerak dari Mapolres Tanjungpinang tiba dan berhenti di depan pintu masuk kedatangan dan keberangkatan Bandara RHF Tanjungpinang.

Dari tiga mobil ini tidak seorang pun penumpang keluar. Hanya beberapa anggota polisi keluar dari mobil Patwal dengan senjata laras panjang.

“Tak ada yang keluar satu pun penumpangnya, padahal kami sudah menunggu,” kata Patar, pewarta di bandara.

Padahal, ketika itu sudah ramai pewarta dan warga yang penasaran ingin melihat Nurdin Basirun digiring petugas KPK ke ruang tunggu bandara.

Tidak lama berselang, sebuah mobil tiba-tiba melesat masuk dari arah luar ke gedung VIP Bandara RHF.

Seorang petugas gedung VIP Provinsi Kepri bandara langsung menutup gerbang.

Hal ini menarik ramai pewarta dan warga  sehingga beramai-ramai menyerbu gedung VIP. Namun saat itu ruang gerak pewarta dan warga yang ingin masuk ke dalam dibatasi.

“Kami langsung berlari ke VIP,” kata dia.

Sekitar pukul 09.48 WIB, beberapa mobil masuk. Pewarta dan warga berusaha masuk ke dalam. Terlihat tidak semua mobil menurunkan penumpang. Bahkan beberapa mobil nampak keluar masuk gedung VIP hingga ada mobil yang bergerak keluar menuju bangunan kargo.

Dari beberapa mobil itu, dikabarkan Gubernur Kepri ini turun dari mobil warna hitam tanpa ditutupi wajahnya. Namun dikabarkan juga Nurdin masuk ke bandara lewat pintu masuk kargo. Sedangkan pejabat lainnya yang diciduk KPK terlihat menutupi wajah hingga nyaris menutupi semua kepala.

“Nurdin turun dari mobil warna hitam, wajahnya tidak tertutup apa-apa,” kata Panca, pewarta saat itu.

Lewat pukul 10.00 WIB, Gubernur Kepri dikawal beberapa orang petugas keamanan saat menuju ke pesawat Lion Air JT 0621. Dia tidak menghiraukan atau menolah ke belakang ketika dipanggil oleh pewarta dan warga. Dia terus berjalan hingga meniti anak tangga sampai masuk ke dalam pesawat.

Dibelakangnya menyusul beberapa pejabat yang terlihat menutupi mulutnya dengan masker.

Selain Nurdin Basirun, dalam manifest penumpang yang didapat Batam Pos, Nurdin Basirun di kursi 19e. Kemudian Muhammad Shalihin di kursi 20b, Edi Sofyan di kursi 20e, Abu Bakar di kursi 21e, Andreas Sampurno di kursi 19d, Aulia Rahman di kursi 21b. Pesawat yang membawa rombongan ini bertolak ke Jakarta sekitar pukul 10.35 WIB. (met)