Metro Bintan

Hari Kedua MPLS, Siswa Baru di SMAN I Toapaya Belajar Bahaya Narkoba

Kanit Intel Polsek Gunung Kijang Iptu Ngatno menyampaikan materi bahaya narkotika ke siswa baru di SMAN I Toapaya, Selasa (16/7). F.Polsek Gunung Kijang untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Hari kedua masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) pada Selasa (16/7) sekitar pukul 10.20 WIB, siswa baru di SMA Negeri I Toapaya belajar bahaya penyalahgunaan narkotika di aula sekolah tersebut.

Kanit Intel Kepolisian Sektor Gunung Kijang Iptu Ngatno menjelaskan narkoba berupa zat padat, cair maupun gas yang berbahaya jika dimasukkan ke dalam tubuh karena dapat merubah fungsi dan struktur tubuh secara fisik maupun psikis.

Narkoba, kata dia, berasal dari tanaman atau sintetis maupun semi sintetis. Jika mengonsumsi narkoba bisa menurunkan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan.

Narkotika sendiri terbagi dalam beberapa jenis diantaranya bunga opium, heroin, kokain, ganja, ekstasi dan sabu.

Sedangkan psikotropika ialah zat atau obat alamiah atau sintetis bukan narkotika yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktifitas mental dan perilaku.

“Kenapa kami sampaikan materi bahaya penyalahgunaan narkoba supaya siswa paham akan bahaya narkoba sehingga tidak mencoba-coba atau mendekati barang haram ini karena bisa merusak masa depannya,” kata dia menjelaskan.

Pada kesempatan itu juga disampaikan materi keselamatan berlalu lintas, keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas. Juga safety riding dan etika, sopan santun berlalu lintas maupun faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Acara dihadiri Kepala SMAN I Toapaya, Abdul Jamil, seorang guru pembimbing, Habib dan diikuti sebanyak 152 orang siswa baru SMAN I Toapaya. (met)