Peristiwa

Ancam Mutilasi Warga, Lelaki Diduga Stres Diamankan Polisi di Tanjunguban

Suasana di Instalasi Kejiwaan RSUD EHD Tanjunguban, tempat Wawan dirawat setelah diamankan aparat kepolisian karena mengancam warga di Tanjunguban, Selasa (23/7) sore. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Diduga stres, seorang lelaki bernama Marwansyah, 31,  atau biasa disapa Wawan diamankan aparat kepolisian di Kampung Mentigi Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara pada Selasa (23/7) sekitar pukul 17.00 WIB.

Pasalnya, Wawan yang merupakan warga Kampung Bugis Tanjunguban ini telah menakut-nakuti  dengan mengancam akan membunuh bahkan akan memutilasi warga yang ditemuinya di jalan.

Kapolsek Bintan Utara, Kompol Arbaridi Jumhur mengatakan, pihaknya banyak menerima laporan dari masyarakat yang takut akan keberadaan lelaki tersebut.

“Dia awalnya menakuti warga di Pasar Lama, masuk ke rumah warga dan mengancam akan membunuh dan memutilasi orang yang ditemui di lapangan. Dia juga mengaku sebagai pembunuh,” kata dia.

Setelah menakuti warga di Pasar Lama Tanjunguban, Wawan akhirnya membuat keributan di Kampung Mentigi.

“Dia buka pintu mobil, kemudian manjat mobil dan nyaris memecahkan kaca mobil. Akhirnya kami  membawa ke rumah sakit,” kata dia.

Humas RSUD Engku Haji Daud Iranti membenarkan ada aparat kepolisian yang membawa orang tersebut ke Instalasi Kejiwaan.

“Kami menerimanya, karena tugas kami merawat,” kata dia.

Hanya dia mengharapkan, ada penanganan pasien dengan gangguan kejiwaan di Dinsos.

“Harusnya saling berkesinambungan, karena kami menangani perawatannya namun setelah pasien sehat seharusnya ditangani  Dinsos karena Dinsos yang seharusnya menjadi pendamping. Namun, Dinsos selama ini alasannya tidak ada anggaran,” jelasnya. (met)