Peristiwa

Lantai Lapangan Voli Gampang Hancur

Sidak Komisi I DPRD Bintan di Desa Sebong Lagoi

Lantai lapangan voli gampang hancur diketuk menggunakan palu saat Komisi I DPRD Bintan melakukan sidak di Desa Sebong Lagoi, Selasa (23/7) siang. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

PRO PINANG – Komisi I DPRD Bintan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek rehabilitasi lapangan bola voli di Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan pada Selasa (23/7) siang.

Dari sidak itu, Ketua Komisi I DPRD Bintan, Daeng M Yater dan dua anggota dewan, Hasriawadi dan Agustinus Purba merasa heran karena lapangan bola yang menghabiskan anggaran desa sekitar Rp 171 juta, namun kualitasnya rendah.

Saat salah seorang dari rombongan sidak  mengetuk menggunakan palu ke bagian tepi lantai lapangan voli tersebut, ternyata lantainya mudah hancur.

“Kayaknya campurannya banyak pasir daripada semen, lantainya mudah hancur,” kata Yater.

Dia mengaku kecewa terlebih anggaran yang dihabiskan sebesar Rp 171 juta. Padahal, harusnya membuat lapangan voli cukup menghabiskan anggaran Rp 30 hingga Rp 40 juta.

“Tentulah kecewa tapi kita minta ini diperbaiki sampai selesai,” kata Daeng M Yater.

Sementara Kades Sebong Lagoi Abu Bakar mengatakan, dirinya hanya melanjutkan program pemerintah sebelumnya.

Dia juga menjelaskan bahwa ini rehabilitasi berat. Karena bukan hanya rehabilitasi lapangan bola voli namun juga melakukan pekerjaan batu miring dan pagar.

Namun, segala masukan dan saran yang disampaikan dari pihak DPRD Bintan dan masyarakat akan menjadi acuan untuk menjadikan desa Sebong Lagoi lebih baik ke depannya.

“Ini sebagai bentuk pembinaan. Mana yang perlu diperbaiki akan kita perbaiki,” kata dia. (met)