Peristiwa

Terjaring Razia, Sejumlah Anak Punk Dipulangkan ke Batam

Sejumlah anak punk dipulangkan dengan menaiki kapal RoRo ke Batam di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan, Kamis (25/7) sore. F.Polsek Bintan Utara untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Sejumlah anak punk dan gepeng terjaring razia aparat Kepolisian Sektor Bintan Utara di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara dipulangkan ke Batam pada Kamis (25/7) sore.

Kapolsek Bintan Utara, Kompol Arbaridi Jumhur menyampaikan, pihaknya menjaring enam orang anak punk dan tiga orang gepeng di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara. Anak punk dan gepeng ini kata dia berasal dari Batam.

Oleh karena itu, pihaknya membantu memfasilitasi pemulangan anak punk dan gepeng ke Batam dengan menaiki kapal RoRo.

“Mereka naik kapal RoRo KMP Jembatan Kapuas,” kata Jumhur melalui sambungan telepon, Jumat (26/7) siang.

Dia mengatakan, ini merupakan kedua kali dia memfasilitasi pemulangan anak punk. Sebelumnya pihaknya memulangkan anak punk ke tempat asalnya ke Pekanbaru, Provinsi Riau.

Dijelaskannya, alasan pemulangan anak punk dan gepeng karena pihaknya menerima banyak keluhan dari masyarakat bahwa keberadaan mereka sudah meresahkan masyarakat.

“Kadang mereka ngamen, tidur di depan toko, ini sudah meresahkan masyarakat,” kata dia.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan bila mana ada warga yang dirasa asing dan menimbulkan keresahan agar sebaiknya melaporkan ke pihak kepolisian. (met)