Peristiwa

Alat Ukur Meteran Besi Sentuh Kabel PLN, Warga Kijang Tersengat Arus Listrik

Warga saat menolong korban tersengat listrik di Barek Motor, Kijang, Selasa (30/7). F.Kiriman Rusdi untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Gara-gara alat ukur meteran besi miliknya menyentuh jaringan kabel listrik PLN, seorang warga Kijang, Sarman tersengat arus listrik.

Peristiwa ini terjadi saat korban melakukan renovasi di rumahnya Jalan Barek Motor Kijang, Kecamatan Bintan Timur pada Selasa (30/7).

Akibatnya, korban dilarikan ke RSUD Bintan di Kijang karena mengalami luka bakar.

Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur, Ipda Muhammad Fajri Firmansyah mengatakan, korban selamat setelah tersengat arus listrik dan sudah dibawa ke rumah sakit.

“Korban sudah sadar saat ini,” kata dia.

Dia menjelaskan kronologinya bahwa saat itu korban sedang bekerja merenovasi rumahnya.

“Ceritanya dia lagi mau ngukur ketinggian untuk bikin tiang cor. Dia pake alat ukur meteran besi,” kata dia.

Setelah selesai diukur, alat ukur meteran besi itu ditarik lagi. Ketika ditarik, alat ukur meteran besi tersebut tertiup angin hingga jatuh dan menyentuh ke arah jaringan kabel listrik PLN.

“Karena itulah aliran listrik PLN merambat ke tubuh korban,” kata dia.

Seorang warga Kijang, Adi mengatakan, saat itu dirinya sedang makan. Suara ledakan keras membuat dirinya terperanjat. Dia bergegas keluar untuk mengetahui sumber ledakan.

“Ternyata ledakan keras berasal dari sebuah bangunan,” kata dia.

Dia mengatakan, suara ledakan diduga berasal dari alat ukur berupa meteran yang menyentuh kabel listrik PLN.

“Kelihatan sekilas korban mengalami luka bakar di sebelah kanan dan punggung,” katanya. (met)