Peristiwa

Puluhan Kapal Tangkap Ikan Gunakan Bahan Peledak

Alson : Masih Ada 17 Kapal Lagi di Perairan Tambelan

Kapolsek Tambelan, Ipda Missyamsu Alson. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

PRO BINTAN – Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tambelan, Ipda Missyamsu Alson mengatakan, disinyalir masih banyak kapal-kapal nelayan dari Pemangkat, Kalimantan Barat yang menangkap ikan dengan menggunakan bahan peledak rakitan alias bom ikan.

Hal ini berdasarkan pengakuan para pelaku ilegal fishing yang diamankan di Perairan Pulau Penyemuk, Desa Mentebung, Kecamatan Tambelan, Bintan karena menangkap ikan dengan menggunakan bahan peledak rakitan alias bom ikan pada Selasa (30/7) lalu.

“Mereka sudah belasan kali menangkap ikan dengan bom ikan. Setidaknya seminggu sekali, mereka menangkap ikan dengan bom ikan,” jelas Alson, Senin (5/8) siang.

Alson menduga, ada puluhan kapal lain dari luar yang menangkap ikan di Perairan Tambelan dengan menggunakan bahan peledak rakitan.

“Diduga masih ada sekitar 17 kapal lagi yang menangkap ikan seperti mereka,” kata Alson.

Selain itu, Alson mengatakan, saat ini pihaknya masih mengejar pemasok bom ikan. Pemasok tersebut ialah bos dari keempat nelayan asal Pemangkat, Kalbar yang ditangkap di Perairan Tambelan.

Keempatnya yang ditangkap ialah Hasbullah, 40, kapten kapal, Amiruddon, 48, penyelam, Ilham, 49, koki kapal dan Rusdianto, 38, anak buah kapal.

Saat ini, kasusnya kata Alson telah diserahkan ke Polres Bintan.

Kapolres Bintan, AKBP Boy Herlambang mengatakan pihaknya mengapresiasi apa yang telah dilakukan jajaran Polsek Tambelan.

Karena menurut dia, selama ini banyak keluhan nelayan Tambelan yang kesulitan mendapatkan ikan karena banyaknya kapal dari Kalimantan Barat yang menangkap ikan dengan bahan peledak.

Alasan kasus ini ditarik ke Polres Bintan, menurut dia untuk memudahkan koordinasi  dengan kejaksaan negeri Bintan.(met)