Peristiwa

Laka di Kawal, Dua Orang Tewas

Korban bernama Haris tergeletak di jalan aspal usai laka di Kawal, Gunung Kijang, Bintan, Kamis (8/8) petang. F.istimewa

PRO BINTAN – Dua orang  tewas dalam kecelakaan dengan truk di jalan raya Kawal atau 100 meter sebelum Jembatan Kawal ke arah Trikora, Kecamatan Gunung Kijang pada Kamis (8/8) petang.

Hingga detik ini, belum diketahui kronologi tabrakan. Hanya dari video berdurasi sekitar 57 detik, dua orang bersimbah darah tergeletak di jalan aspal dan tanah.

Terlihat dari video tersebut, 1 orang korban wanita bernama Dewi tergeletak di tanah dengan luka di dekat pangkal paha. Diduga korban wanita tersebut sudah meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sedangkan 1 orang korban laki-laki bernama Haris tergeletak di tengah jalan aspal dengan luka robek di bagian kaki sebelah kanan.

Korban laki-laki ini  sempat mengangkat tangan sebelah kiri saat diangkat warga ke atas pikap untuk dibawa ke rumah sakit.

Kabar terakhir korban telah menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit umum daerah (RSUD) Provinsi Kepri Batu 8 di Tanjungpinang.

“Sudah meninggal di rumah sakit, kabarnya si laki-laki pekerja di salah satu resort di Trikora. Kalau yang wanita tidak tahu apakah dia boncengan atau tidak,” kata seorang warga di RSUD Kepri Batu 8 Tanjungpinang.

Sementara itu sopir truk bernama Ridwan telah diamankan di markas Kepolisian Sektor (Polsek) Gunung Kijang.

Kapolsek Gunung Kijang AKP Dunot P Gurning membenarkan telah terjadi kecelakaan di jalan raya Kawal.

“Kejadiannya sekitar 100 meter sebelum jembatan arah ke Trikora, kita datang membersihkan lokasi, menyemprot air karena ada  darah di lokasi kecelakaan,” kata dia.

Dia mengatakan, pihaknya telah mengamankan sopir truk dan kendaraan korban ke Polsek Gunung Kijang.

“Sudah diamankan di Polsek,” kata dia.

Karena kasus Laka, pihaknya berkoordinasi ke Unit Laka Satlantas Polres Bintan.

“Saya sudah koordinasi dengan Kasat. Anggota Unit Laka yang  menangani kasusnya,” jelasnya.

Kanit Laka Satuan Lalu Lintas Polres Bintan Ipda Sri Budianto mengatakan, pihaknya masih menangani kasus ini.

“Lagi ditangani, kami masih mencari saksi di lokasi,” kata dia singkat. (met)