Peristiwa

Gudang Oven Terbakar saat Lebaran Kurban, Pengusaha Kusen Rugi Rp 15 Juta

Petugas pemadaman dari UPT Damkar Bintan Utara memadamkan api di lokasi kebakaran gudang oven untuk pengeringan kayu pada Minggu (11/8) sekitar pukul 14.00 WIB. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Nasib malang menimpa Miskindona Lauro, pengusaha kusen CV Anam Bancah Rezeki di jalan raya Indunsuri, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara.

Gudang oven untuk pengeringan kayu milik korban terbakar pada hari Lebaran Kurban atau Hari Raya Idul Adha pada Minggu (11/8) sekitar pukul 14.00 WIB.

Akibat kebakaran ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta.

Diduga, si jago merah berasal dari sekam yang dipakai untuk mengasapi kayu di dalam gudang oven. Karena angin bertiup kencang, membuat sekam tersulut hingga menjadi api.

Korban menerima kabar bahwa gudangnya terbakar dari ketua RT setempat. “Pak Narto menghubungi saya dan mengabarkan tempat usaha saya terbakar,” kata dia kala itu masih di rumah.

Kayu lebih kurang 1 ton lebih terdiri 70 keping kayu ukuran 1,5 inci dan 31 keping kayu ukuran 1 inci baru dimasukan korban ke dalam gudang oven, Sabtu (10/11). Kerugian akibat kejadian ini ditaksir sekitar Rp 15 juta.

Sementara Kasubag TU UPT Damkar Bintan Utara, Panyodi mengatakan, laporan diterima dari warga. Selanjutnya pihaknya mengerahkan 1 unit mobil Damkar untuk memadamkan api.

“Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.40 WIB,” kata dia.

Dari kebakaran ini, dia menaksir kerugian sekitar Rp 15 juta.

Kanit Reskrim Polsek Bintan Utara Iptu N Sembiring mengatakan, api diduga berasal dari semak. Pada waktu kejadian, diduga semak digunakan asap untuk pengeringan kayu tersulut api karena angin.

“Dugaan sementara karena angin,” singkat dia. (met)