Peristiwa

Digituin Belasan Kali Abang Ipar, Siswi Hamil

Penyidik sedang menginterogasi pelaku pencabulan anak di bawah umur yang tidak lain adik iparnya. F.Polsek Bintan Timur untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Lelaki berinisial YY, 46, tega menghamili adik iparnya, W, 14.

Perbuatan asusila ini terjadi di rumah pelaku pada Mei 2019 lalu sekitar pukul 22.30 WIB.

Warga Kecamatan Bintan Pesisir ini akhirnya meringkuk di sel tahanan Kepolisian Sektor Bintan Timur.

Kasus ini terungkap saat istri dari pelaku yang tidak lain kakak dari korban meminta orangtuanya untuk datang ke rumahnya pada Selasa (13/8) sekitar pukul 11.00 WIB.

“Korban sekolah sampai kelas I SMP. Dia putus sekolah dan tinggal satu rumah dengan keluarga kakaknya,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur Ipda Muhammad Fajri Firmansyah.

Ketika itu, kakaknya memberitahukan ke orangtuanya bahwa korban telah hamil.

Saat itu juga orangtua korban bersama ketua RT setempat menanyakan ke korban.

“Bapaknya bertanya ke korban, siapa yang menghamilimu nak?” kata Fajri menirukan.

Tak panjang lebar, korban mengaku sudah  berulang kali dipaksa melakukan hubungan badan dengan pelaku yang tidak lain abang ipar.

“Korban mengaku sudah belasan kali dipaksa. Dia terpaksa menuruti perbuatan pelaku karena di bawah ancaman. Kalau tidak menuruti, korban diancam akan diusir dari rumahnya,” kata Fajri.

Dari pengakuan korban, orangtuanya melaporkan ke kantor polisi.

“Langsung kita jemput ke rumahnya. Sekarang sudah ditahan,” katanya.

Fajri mengatakan, atas perbuatan pelaku, pelaku dijerat Pasal 81 ayat (3) Jo Pasal 76D U RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (met)