Metro Bintan

Kapolres Ancam Penjarakan Pembakar Lahan

Kapolres Bintan, AKBP Boy memperagakan pemadaman api dengan alat water sprayer usai apel bersama penangulangan Karhutla di lapangan sepak bola Demang Lebar Daun Kijang, Kecamatan Bintan Timur pada Kamis (15/8) pagi. F.Polres Bintan untuk Batam Pos

PRO BINTAN – Kepolisian Resor (Polres) Bintan telah melakukan pemetaan tiga titik rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Tiga titik rawan kebakaran di Kabupaten Bintan ialah Bintan Utara, Bintan Timur dan Gunung Kijang.

Kepala Kepolisian Resor Bintan AKBP Boy Herlambang menyampaikan tiga  titik ini rawan karhutla di Bintan. Namun demikian, pihaknya bersama TNI dan pemerintah daerah tidak menyerah melawan karhutla dengan terus mengimbau ke masyarakat akan bahaya karhutla di Kabupaten Bintan.

Selain itu kata dia, Satgas Penanggulangan Karhutla Bintan juga akan terus melakukan patroli ke titik-titik yang dinilai rawan terjadinya karhutla.

“Satgas akan rutin melakukan patroli,” ujar dia usai apel bersama penangulangan Karhutla di lapangan sepak bola Demang Lebar Daun Kijang, Kecamatan Bintan Timur pada Kamis (15/8) pagi.

Namun lanjutnya bila langkah persuasif tidak efektif. Langkah terakhir, pelaku karhutla bisa dipenjarakan.

“Ya langkah hukum pilihan terakhir. Karena selama ini kita intens melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk tidak membakar hutan maupun lahan, apalagi penanggulangan Karhutla menjadi tanggung jawab bersama,” kata dia.

Sementara itu Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan karena ini menjadi tanggung jawab bersama, maka pihaknya akan berkeliling ke desa kelurahan untuk menyerukan imbauan agar masyarakat tidak membakar lahan maupun hutan.

Tak hanya TNI, Polri dan Pemda, Basarnas, namun petani juga ikut ambil bagian dalam melakukan penanggulangan karhutla.

“Hutan milik kita bersama, sudah seharusnya dijaga dan dirawat,” kata Supri petani di Bintan. (met)