Metro Bintan

Sejumlah Investasi Besar Hadir di Lobam

Usia ke 25 PT BIIE, Harapan KIB Maju Kembali

Artis ibu kota Winda Idol menghibur di malam perayaan HUT ke-25 BIIE yang dimeriahkan bersamaan perayaan Kemerdekaan Indonesia yang ke 74 tahun di kawasan industri tersebut, Sabtu (17/8) malam. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO PINANG – Sejak tahun lalu, sejumlah investasi besar telah hadir di Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam.

Hal ini diungkapkan oleh GM PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) Lobam, Aditya Laksamana pada malam perayaan HUT ke-25 BIIE yang dimeriahkan bersamaan perayaan Kemerdekaan Indonesia yang ke 74 tahun di kawasan industri tersebut, Sabtu (17/8) malam.

Dia menyebut, investasi besar tersebut diantaranya Bintan Offshore Marine Centre (BOMC) dengan induknya QUBE di Australia. Industri ini bergerak di bidang industri maritim.

Ada investasi Bionesia, bagian dari Morgen Land yang produk kelapanya unggul di pasar Eropa juga sedang dikembangkan di KIB.

“Tunggu pembukaan. Tinggal finishing alat-alatnya. Kira-kira bulan September-Oktober produksi perdana,” ujarnya.

Tahun ini juga, lanjutnya, sudah bergabung Starjet. Investasi precast atau konstruksi baja ini merupakan bagian dari pengembangan industri pariwisata di Kawasan Pariwisata Bintan Resorts Lagoi.

Baru-baru ini, sekitar bulan lalu Indolakto, perusahaan bagian dari Indofood Group juga telah menjajaki komitmennya untuk membangun pabrik ice cream di kawasan ini.

“Kehadiran mereka diharapkan menambah semangat baru,” kata dia.

PT BIIE juga, masih katanya, akan mencanangkan Bright BIIE 2021sebagai upaya melaksanakan transformasi menuju fase baru Bintan Industrial Estate.

Hal ini juga sejalan kesiapan PT BIIE terhadap bandara udara yang akan menambah akses penting bagi pertumbuhan industri di kawasan industri Lobam.

“Kita ingin kehadiran bandara mendukung keberadaan investasi di kawasan Lobam,” kata dia.

Disampaikan juga bahwa pihaknya ke depan akan fokus terhadap investasi industri halal food, aerospace dan marine service.

“Kita ingin menjadi yang terdepan di kawasan regional,” kata dia.

Oleh karena itu, pihaknya juga fokus untuk pencapaian pembangunan sumber daya manusia, penerapan operasional excellense dan meningkatkan kolaborasi seluruh stakeholder untuk pengembangan usaha di kawasan industri Lobam.

Di usia kawasan yang ke-25 sejak berdiri pada tahun 1994, dia mengucap syukur karena pengembangan infrastrukur sarana dan prasarana juga sumber daya manusia yang mampu mendatangkan investasi yang sangat besar pengaruhnya bagi perekonomian di Bintan.

Dikatakannya, industri di Lobam pernah mengalami masa kejayaan. Di masa itu, sedikitnya telah mempekerjakan sekitar 15 ribu orang.

Bahkan kala itu, berbagai produk hebat telah dihasilkan di kawasan ini yang telah menjangkau pasar international.

“Mark and Spanser salah satu produk garmen yang pernah dihasilkan. Suplai komponen elektronik ke Toshiba, Soni dan berbagai merek terkenal lainnya menjadi hasil karya nyata pekerja Lobam,” kata dia.

Sejalan tema perayaan 25 tahun A Moment to Rise, dia ingin jadikan momen ini sebagai harapan untuk memajukan kembali kawasan industri Lobam.

Plt Camat Seri Kuala Lobam, Anton Hatta Wijaya mendukung penuh industri di Lobam. Dia berharap ke semua pihak menjaga kondusifitas di wilayah Seri Kuala Lobam, khususnya dan Bintan umumnya.

“Terima kasih BIIE yang telah mendatangkan investasi ke Lobam. Harapannya semakin maju,” harapnya.

Acara malam itu dimeriahkan artis ibu kota Winda Idol. Sejumlah tembang dengan nuansa musik pop dan dangdut dibawakan oleh istri dari pengusaha asal Tanjungpinang ini.

Bahkan wanita yang sempat melekat dengan panggilan Sasha ini mampu membuat suasana hidup. Pekerja yang menyaksikan kepiawaian Winda Idol dibuat ikut bernyanyi.

Pada malam itu juga dibagikan doorprize diantaranya door prize utama berupa dua unit sepeda motor dan 5 unit sepeda ke karyawan yang mengikuti sejumlah kegiatan di KIB. (met)