Metro Bintan

Antrean Kendaraan di SPBU Km 16 Toapaya Mengular

Parkir di Bahu Jalan Bikin Penyempitan Jalan

Antrean kendaraan mengular mulai SPBU Km 16 Toapaya, Bintan, Senin (26/8). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

PRO BINTAN – Antrean kendaraan yang akan mengisi bahan bakar minyak jenis solar di Stasiun Pengisian Bahan bakar umum (SPBU) Kilometer 16, jalan raya Tanjungpinang – Tanjunguban, Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Bintan kembali mengular pada Senin (26/8).

Pantauan di lapangan, antrean mengular terlihat mulai dari depan SPBU sampai ke jalan raya depan kantor Bawaslu Kabupaten Bintan.

Antrean kendaraan yang akan mengisi solar ini juga dikeluhkan warga karena menimbulkan penyempitan akibat sebagian bahu jalan digunakan kendaraan yang mengantre untuk parkir.

Salah seorang sopir truk, Wawan mengatakan, dirinya sudah mengantri sedari pukul 09.00 WIB. Dia memang mengisi di sini, kalau bahan bakar kendaraan miliknya habis.

“Biasanya isi di sini,” ujarnya.

Sementara pengawas SPBU Kilometer 16, Deni mengatakan, truk tangki yang membawa solar biasanya datang ke SPBU Kilometer 16 sekitar pukul 10.00 WIB.

Namun, beberapa kendaraan yang akan mengisi bahan bakar minyak jenis solar sudah antre sejak sekitar pukul 07.00 WIB.

Dia juga mengatakan, sebenarnya tidak mesti pagi pendistribusian bahan bakar minyak ke SPBUnya.

“Kita gantian dengan SPBU lainnya. Karena ada banyak SPBU yang harus dilayani. Sehingga tidak mesti semua pagi terus, kadang siang, atau mungkin trip terakhir sekitar pukul 14.00 WIB,” jelas dia.

Untuk bahan bakar solar dan bensin, dia mengatakan, didistribusikan dari Terminal Pertamina Kijang. Sedangkan Pertalite, Dexlite dan Pertamax didistribusikan dari Terminal Pertamina Tanjunguban.

“Kita setiap Senin dan Sabtu dikirim 10 ton, kalau hari Selasa sampai Jumat dikirim cuma 8 ton, namun karena di sini jalan lintas banyak truk dan bus yang mengisi solar di sini,” jelasnya mengakhiri. (met)