Metro Bintan

Belum Punya SIM dan di Bawah 17 Tahun

Adik-adik Pramuka Diminta Jangan Bawa Kendaraan

Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Bintan, Iptu Junaidi menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas pada Perkemahan Besar Pramuka Kwartir Cabang Pramuka Bintan di Desa Tembeling, Kecamatan Teluk Bintan, Bintan pada Kamis (29/8) sekitar pukul 10.00 WIB. F.Satlantas Polres Bintan untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Hari pertama Operasi Patuh Seligi 2019 pada Kamis (29/8), Polisi Lalu Lintas (Polantas) tidak saja menyasar pengendara di bawah umur yang membawa kendaraan di jalan raya.

Ternyata Polantas juga mendatangi generasi milenial yang sedang mengikuti kegiatan Perkemahan Besar Pramuka Kwartir Cabang Pramuka Bintan di Desa Tembeling, Kecamatan Teluk Bintan, Bintan pada Kamis (29/8) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kesempatan ini digunakan Polantas untuk menyosialisasikan Kamseltibcarlantas dalam rangka Operasi Patuh Seligi 2019.

Banit Dikyasa Satlantas Polres Bintan, Brigadir Benny menyampaikan bahwa generasi muda harus memahami keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran dalam berlalu lintas.

“Adik-adik sebagai generasi muda yang belum mempunyai SIM dan berumur di bawah 17 tahun, saya minta jangan membawa kendaraan,” imbuhnya.

Dijelaskannya, karena membawa kendaraan tidak membawa SIM dan di bawah 17 tahun termasuk pelanggaran.

“Ingat ya adik-adik pelanggaran itu awal dari terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Bintan Iptu Junaidi menyampaikan, etika dan sopan santun sangat penting dalam berkendara. Tak hanya untuk keselamatan diri sendiri namun juga pengendara lainnya.

“Budayakan tertib berlalu lintas mulai usia dini. Lakukan Safety Riding. Tetap mengedepankan etika dan sopan santun dalam berlalu lintas ya adik-adik semua,” ujar dia.

Dia juga menjelaskan, faktor yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas karena pengendara tidak mematuhi dan mentaati tata tertib lalu lintas.

“Patuhi dan taati tata tertib lalu lintas ya adik-adik. Agar mengurangi pelanggaran dan menekan tingkat angka fatalitas korban laka lantas,” ucapnya. (met)