Peristiwa

Tiga Negara Cari Dua Orang Dikabarkan Terapung di Perairan Selat Singapura

im SAR melakukan penyisiran di lokasi dikabarkan dua orang terapung di Perairan Selat Singapura, Jumat (30/8). F.SAR Tanjungpinang untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Dua orang dikabarkan terapung di perairan Selat Singapura pada Jumat (30/8). SAR tiga negara, Indonesia, Malaysia dan Singapura telah mengerahkan armada untuk melakukan pencarian.

Informasi hilangnya kedua korban diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Tanjungpinang dari Maritim and Port Autority of Singapore.

“Kami terima info peremail dari MPA Singapore,” ujar Kasi Operasi dan Siaga Pencarian dan Pertolongan pada Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Tanjungpinang, Eko Suprianto, Jumat (30/8) malam.

“Identitas kedua korban belum diketahui,” katanya menambahkan.

Tim SAR juga telah berkoordinasi dengan MRCC Johor Baru Malaysia. Dari koordinasi diketahui bahwa diterima  informasi Kapal Black Forest yang melihat diduga 2 orang terapung pada posisi 01 17.40 N 104 20.63 E.

Informasi  ditindaklanjuti. Tim SAR mengerahkan armada ke perairan perbatasan sekitar pukul 11.00 WIB dan tiba di lokasi pencarian sekitar pukul 13.30 WIB.

“Kita ada kerahkan Tim Rescue Boat 209 ABK 17 orang, 4 orang Rescuer dan 1 orang humas,” ujarnya.

Selain itu, SAR dibantu KS. Guskamla Armada I, PLP Tanjunguban, RCC Singapura dan MRCC Johor Baru, Malaysia.

“Pencarian dilakukan 3 negara, Indonesia, Singapore dan Malaysia. Pencarian di perbatasan masing masing negara,” ujarnya.

Hingga sekitar pukul 17.30 WIB, Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di lokasi menghentikan pencarian. Pada saat pencarian, cuaca cerah berawan dengan ketinggian gelombang berkisar 0,5 hingga 1 meter.

“Sampai dengan sore, pencarian nihil dan kita hentikan. Pencarian akan dilanjutkan esok harinya,” tutupnya. (met)