Metro Bintan

Warga Peserta Mandiri di Bintan Keberatan Iuran BPJS Kesehatan Naik

Suasana pelayanan kantor BPJS Kesehatan Bintan yang terletak di Kilometer 16 Toapaya. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Rencana pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan menuai beragam pro dan kontra. Termasuk bagi masyarakat Bintan.

Seorang warga Toapaya, Adi mengaku keberatan terhadap rencana naiknya iuran BPJS Kesehatan.

Dia menilai kondisi ekonomi yang sulit bisa membuat peserta BPJS Kesehatan khususnya peserta mandiri kesulitan membayar iuran per bulan.

“Bisa-bisa nunggak, tidak bisa bayar,” katanya.

Anton warga Toapaya lainnya mengatakan, dirinya juga merasa keberatan. Terlebih dirinya ialah peserta mandiri BPJS Kesehatan.

“Kalau iurannya dibayarkan pemerintah tentu tidak apa-apa, tapi saya sebagai peserta mandiri tentu keberatan,” kata dia.

Yani warga Lobam mengatakan, dirinya sebenarnya tidak terlalu keberatan. Namun pelayanan kesehatan terhadap masyarakat khususnya peserta mandiri harus ditingkatkan.

“Banyak persoalan di lapangan, mulai obat dan lainnya. Kalau mau naik, silakan tapi pelayanan harus dibenahi,” katanya.

Sementara Kepala BPJS Kesehatan Bintan, Anggraini Dahlan menyampaikan sampai saat ini aturannya belum diterapkan sehingga BPJS Kesehatan Bintan belum menerapkannya. (met)