Peristiwa

Diduga Nyabu, Oknum Polisi Digerebek Warga

Hasil Tes Urine Positif Narkoba

Kasatnarkoba Polres Bintan, AKP Nendra Madya Tias dan Wakapolres Bintan, Kompol Dandung PW usai menyaksikan tes narkoba barang bukti yang ditemukan warga, Rabu (4/9). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

PRO BINTAN – Sejumlah warga menggerebek sebuah rumah di Kampung Gesek Kilometer 20, Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Bintan pada Rabu (4/9) sekitar pukul 02.00 WIB.

Pasalnya, warga mencurigai ada oknum anggota kepolisian berpangkat Brigadir A diduga mengonsumsi narkoba jenis sabu.

Pihak kepolisian saat melakukan tes narkoba dengan alat narkotes terhadap barang yang ditemukan warga saat mengerebek rumah di Kampung Gesek Kilometer 20, Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Bintan pada Rabu (4/9) sekitar pukul 02.00 WIB. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

Ketua RT 17 RW 05, Sobikin mengatakan, awalnya dia didatangi sejumlah pemuda yang mencurigai oknum anggota polisi yang mengonsumsi narkoba di rumah milik Johan alias Aua.

Pihak kepolisian saat melakukan tes narkoba dengan alat narkotes terhadap barang yang ditemukan warga saat mengerebek rumah di Kampung Gesek Kilometer 20, Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Bintan pada Rabu (4/9) sekitar pukul 02.00 WIB. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

Akhirnya dia bersama warga mendatangi rumah itu. Namun, setiba di sana, warga tidak bisa langsung masuk ke dalam rumah. Karena oknum polisi yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Toapaya Selatan ini melarang masuk.

Pihak kepolisian saat melakukan tes narkoba dengan alat narkotes terhadap barang yang ditemukan warga saat mengerebek rumah di Kampung Gesek Kilometer 20, Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Bintan pada Rabu (4/9) sekitar pukul 02.00 WIB. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

“Saya gedor pintu, namun dijawab siapa dari dalam rumah. Beberapa saat kemudian keluar anggota tersebut, namun saat kita mau masuk, dilarang.

Beberapa saat kemudian, baru dibolehkan masuk,” katanya.

Rumah yang digerebek warga karena dugaan adanya oknum anggota polisi yang mengonsumsi narkoba pada Rabu (4/9) dini hari. F.Uka untuk Batam Pos

Namun saat dirinya masuk ke dalam rumah. Tak lama ada warga yang memanggilnya keluar. Karena ada yang melihat seseorang melempar mancis. Namun di dalam rumah, hanya ditemukan pipet.

Pada saat itu dia juga menemukan bungkusan barang diduga narkoba jenis sabu. Barang itu ditemukan di dekat pagar luar rumah.

Rumah yang digerebek warga karena dugaan adanya oknum anggota polisi yang mengonsumsi narkoba pada Rabu (4/9) dini hari. F.Uka untuk Batam Pos

Sementara itu, penghuni rumah, Johan alias Aua melarikan diri pada saat pamit.

“Dia memang mantan residivis,” kata dia.

Rumah yang digerebek warga karena dugaan adanya oknum anggota polisi yang mengonsumsi narkoba pada Rabu (4/9) dini hari. F.Uka untuk Batam Pos

Kejadian ini dilaporkan ke Ketua RW, Tugino. Laporan itu diteruskan ke Polsek Gunung Kijang.

Rabu (4/9) sore, keduanya dihadirkan di Markas Polres Bintan untuk menyaksikan tes narkoba yang ditemukan warga dengan alat narkotes.

Setelah dites, hasilnya bukan zat narkotika melainkan tawas. Akan tetapi hasil tes urine terhadap Brigadir A, positif narkoba jenis sabu.

Rumah yang digerebek warga karena dugaan adanya oknum anggota polisi yang mengonsumsi narkoba pada Rabu (4/9) dini hari. F.Uka untuk Batam Pos

Wakapolres Bintan, Kompol Dandung PW menyampaikan bahwa Brigadir A saat ini menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bintan.

Dia juga menegaskan pihaknya tidak mentolerir anggota yang mengonsumsi narkoba. Oleh karena itu, hukuman berat menanti bagi anggota yang bermain-main dengan narkoba. (met)