Hukum-Kriminal

Sopir Bus Sekolah akan Dites Urine

Pascatertangkapnya Sebagai Kurir Sabu

Kapolres Bintan, AKBP Boy Herlambang. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

PRO BINTAN – Pascapengungkapan kasus sabu 118,5 kilogram asal Malaysia oleh jajaran Kepolisian Resor Bintan dan mengamankan dua sopir bus sekolah sebagai kurir narkotika jenis sabu, masing-masing inisial Jf dan Sy.

Kapolres Bintan, AKBP Boy Herlambang akan meminta jajarannya untuk melaksanakan tes urine terhadap sopir bus sekolah di Bintan.



“Saya akan meminta sopir-sopir bus sekolah dites urine,” kata dia, Kamis (5/9).

Menurutnya, tes urine terhadap sopir bus sekolah harus dilakukan mengingat sopir bus sekolah memiliki tanggungjawab dan keselamatan dalam antar dan jemput anak-anak sekolah.

Boy tidak menginginkan kecelakaan bus sekolah terjadi terlebih disebabkan sopir bus sekolah berada dalam pengaruh narkoba.

“Sopir bus sekolah harus bersih dari narkoba. Sopir lainnya juga akan kita tes urine,” kata dia.

Dari tertangkapnya Jf dan Sy, yang merupakan sopir bus sekolah, Boy mengatakan pihaknya sudah menginterogasi kedua tersangka.

Berdasarkan keterangan kedua tersangka bahwa mereka tidak pernah menjual ataupun mengedarkan barang haram tersebut ke anak-anak sekolah.

Bahkan setelah diperiksa di bagian dalam bus juga, kata dia, pihaknya tidak menemukan narkoba yang disimpan di dalam bus sekolah.

“Tidak ada, tidak ditemukan narkoba di bus sekolah,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Zh tersangka narkotika sabu 118,5 kilogram menyelundupkan sabu dengan jeriken dan dibawa menggunakan speedboat dari Malaysia ke Bintan berdasarkan perintah W di Malaysia.

Setiba di Senggiling, Kecamatan Teluk Sebong, sabu dipindahkan ke dalam mobil yang lantainya sudah dimodifikasi. Sabu kemudian di simpan di sebuah rumah di jalan Antasari, Gang Riang, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Teluk Sebong.

Seyogyanya sabu akan didistribusikan ke Pulau Sumatera dan Jawa melalui Pelabuhan Dompak, Tanjungpinang.

Kasus ini terungkap setelah Polres Bintan dan Polsek Bintan Utara mengamankan Jf di daerah Panteng, Kecamatan Teluk Sebong, Jumat (30/8) malam.

Kemudian polisi mengeledah rumah JF di Gang Riang. Di sana, polisi mengamankan Sy dan 120 paket sabu 118,5 Kg. Dari ini, polisi menangkap Zh di Desa Berakit pada Sabtu (31/8) dini hari. (met)

Loading...