Hukum-Kriminal

Pemasok Narkotika dari Anambas Ditangkap di Tanjungpinang

Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang. (Foto: Slamet Nofasusanto/Batam Pos)

PRO BINTAN – Kapolres Bintan, AKBP Boy Herlambang membenarkan tersangka penyalahgunaan narkoba MH dan S, tangkapan Polres Anambas kini dititipkan di Mapolres Bintan.

“Dititip doang,” kata Boy singkat. Senada disampaikan Kasatresnarkoba Polres Bintan, AKP Nendra Madya Tias.



“Dititip saja lantaran menunggu kapal baru ada hari Kamis,” ungkapnya.

Terpisah Kapolres Anambas, AKBP Junoto meminta masalah ini ditanyakan ke Kasubag Humas Polres Anambas Ipda Zulmi.

Sementara Kasubag Humas Polres Anambas Ipda Zulmi seakan belum menerima laporan keberadaan kedua tersangka.

“Dititip di Bintan (Polres, red) ya? Ya mungkin masih pengembangan,” kata dia.

Alasan dua tersangka tidak dititip di Mapolres Tanjungpinang karena keduanya diamankan di wilayah hukum Polres Tanjungpinang melainkan dititipkan ke markas Polres Bintan?

“Yang lebih tahu penyidik, mereka masih di sana,” jawab dia.

Ia juga membenarkan kedua tersangka akan dibawa ke Anambas.

“Ya nanti dibawa ke Anambas, masih nunggu kapal,” katanya.

Berdasarkan informasi di lapangan, jajaran Polres Anambas meringkus dua pengedar narkotika di dua tempat berbeda di Tanjungpinang. Dua pelaku diduga sebagai pemasok narkotika ke Anambas.

Dari informasi yang diperoleh, awalnya polisi menangkap M Hendra alias Indra Jepang, 50 di kamar Hotel Panorama Tanjungpinang, Minggu (8/9).

Selanjutnya, dari hasil pengembangan, polisi kemudian menangkap Suria, 34 di sebuah rumah di kawasan Tanjung Unggat Tanjungpinang, Senin (9/9).

Saat penggeledahan terhadap dua pelaku, polisi menyita barang bukti berupa alat hisap narkotika, dua buah pipet, timbangan elektronik, ponsel, dua buku tabungan, dua ATM dan satu unit laptop.

“Tersangka sudah diamankan. Saat ini menjalani pemeriksaan di Mapolres Bintan,” ujar Sumber Batam Pos, Selasa (10/9).

Dua pelaku dijerat pasal 114 ayat (2) dan atau 112 ayat (2) Jo 132 ayat (1) Undang undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana 15 Tahun penjara dan seumur hidup.(met/odi)

Loading...