Metro Bintan

Cuaca Panas, Mobil Damkar UPTD Toapaya Malah Rusak

BPBD Bintan Dibantu Water Canon Polres Bintan

Mobil Damkar UPTD Toapaya yang mengalami kerusakan sehingga tidak bisa dioperasikan bila ada kebakaran hutan dan lahan. F.UPTD Damkar Toapaya untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Sebuah mobil operasional Pemadam Kebakaran (Damkar) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Toapaya di bawah Kecamatan Toapaya, Kecamatan Gunung Kijang dan Teluk Bintan rusak di saat cuaca panas dan hutan dan lahan mudah terbakar.

“Iya bener, mobil Damkar kita tak bisa dioperasikan, mobil tidak ada tenaga dan ada masalah amper radiator air naik. Kalau ada kebakaran, harap untuk dimaklumi,” kata Kepala UPTD Damkar Toapaya, Nurwendi, Kamis (12/9).

Terkait masalah ini, dia sudah menginformasikan ke team penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kecamatan dan BPBD Bintan.

Dia juga mengatakan, sebenarnya UPTD Damkar Toapaya memiliki dua mobil untuk memadamkan api. Yakni satu unit mobil berkapasitas tangki air 3.000 liter dan satu unit mobil berkapasitas tangki air 5.000 ribu liter.

Namun menurutnya yang paling sering digunakan ialah mobil berkapasitas tangki air 3.000 liter.

“Yang 5.000 liter kondisi mobilnya tidak stabil dikarenakan angin hidoliknya tiba tiba kosong karena mobil sudah tidak layak untuk dioperasikan di lapangan,” jelasnya.

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan, Naharuddin membenarkan mobil Damkar UPTD Toapaya rusak.

Bila ada kebakaran, dia mengatakan, pihaknya dibantu mobil water canon milik Polres Bintan untuk memadamkan api.

“Ada mobil water canon yang siaga membantu kita,” jelasnya singkat. (met)