Peristiwa

Kediaman Kadishub Kepri di Tanjunguban Digeledah KPK

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri, Jamhur Ismail.F.Istimewa

PRO BINTAN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan mengeledah kediaman Kadishub Kepri, Jamhur Ismail di Kampung Sungai Jeram Tanjunguban, Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Rabu (18/9) malam.

Seorang warga enggan disebut namanya mengatakan, saat itu banyak polisi dengan senjata laras panjang yang berada di kediaman Kadishub Kepri.

“Banyak polisi, warga tidak berani mendekat,” kata dia.

Dia mengatakan, pengeledahan dilakukan sangat singkat. “Dari magrib sampai pukul 7 malam lewat sudah selesai. Sudah bubar mereka,” kata dia.

Ketua RT setempat, Yanto ketika dihubungi belum mengetahui kabar itu. “Saya kebetulan tidak ada di tempat. Tadi pas bagi-bagi air ke warga,” kata dia singkat.

Kepala Urusan Pemerintahan Desa Lancang Kuning,  Suparman mengatakan, saat kejadian dirinya sedang berada di luar.

“Kami habis bagikan air bersih gratis ke warga. Terus saya ditelepon, katanya rumah bang Jamhur (Kadishub Kepri) digeledah,” kata lelaki yang juga tetangganya itu.

Dia langsung pulang ke rumahnya. Namun, ketika tiba di rumah, petugas yang mengeledah kediaman Kadishub Kepri tersebut sudah tidak ada lagi.

Ditanya apakah benar yang mengeledah kediaman Kadishub KPK? Ia membenarkan. “Ya KPK,” kata dia.

Bahkan menurut dia, pengeledahan ini tidak diketahui aparat dari kepolisian setempat.

Kadishub Kepri, Jamhur Ismail ketika dikonfirmasi terpisah mengatakan, dirinya belum menerima informasi bahwa rumahnya di Kampung Sungai Jeram, Desa Lancang Kuning, digeledah.

“Tak ada, saya lagi di Jakarta, saya belum dapat informasi itu,” singkatnya. (met)