Metro Bintan

42 Operator Alat Berat Ikuti Sertifikasi

Pelatih, Trisulo menjelaskan kegunaan komponen pada alat berat ke peserta pelatihan untuk sertifikasi operator alat berat di lokasi pekerjaan waduk di Bintan Buyu, Bintan, Jumat (20/9) siang. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – 42 orang operator alat berat mengikuti pelatihan untuk mengambil sertifikasi operator alat berat digelar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bintan.

Pelatihan dilaksanakan selama 3 hari sejak Kamis (19/9) dan bekerjasama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Aceh dan Balai Material dan Peralatan Konstuksi (BMPK) Jakarta.

Kasi Jasa Konstuksi Dinas PUPR Bintan, Nurwianto menyampaikan, sesuai aturan bahwa setiap pekerja konstruksi diwajibkan memiliki sertifikasi kompetensi kerja di bidang konstruksi.

“Bagi yang tidak memilikinya, badan usaha bisa dikenakan sanksi dan pekerja bisa diberhentikan,” kata dia.

Oleh karena itu, Dinas PUPR Kabupaten Bintan menjembatani dengan melaksanakan pelatihan untuk sertifikasi operator alat berat.

“Jumlah peserta awalnya 30 orang, namun sampai akhir pendaftaran menjadi 42 orang,” kata dia.

Pelatih, Trisulo dari Balai Material dan Peralatan Konstruksi Jakarta menjelaskan, kegiatan selama tiga hari.

“Hari pertama di kelas secara teori, lalu dilanjutkan ke lapangan,” kata dia.

Dia menjelaskan, untuk mendapatkan sertifikasi operator alat berat, peserta harus memahami nama-nama komponen, fungsinya dan cara kerjanya.

“Juga harus mengetahui cara pemeliharaan yang benar,” kata dia.

Selanjutnya, lanjut dia, pengoperasian juga harus benar sehingga penggunaanya tepat dan tidak menyebabkan alat cepat rusak.

“Dan tidak kalah pentingnya naik dan turun alat berat, keselamatan diutamakan,” kata dia.

Salah seorang peserta Maulana menyampaikan, kegiatan ini sangat bermanfaat. Apalagi pada tahun 2020 akan ada aturan baru bahwa setiap operator alat berat harus yang mengantongi sertifikasi.

“Ya harapannya operator di Bintan bisa bersaing dengan operator di luar negeri, apalagi yang memiliki sertifikasi karena ada daya jualnya,” kata dia. (met)