Metro Bintan

Pemasangan Piling sedang Berjalan, Pembangunan Oxley Sesuai Jadwal

Pemasangan tiang pemancang atau piling di proyek Oxley Convention City Batam. (Rifki Setiawan/PRO BINTAN)

PRO BINTAN – Manajemen PT Oxley Karya Indo Batam menyatakan bahwa proyek Oxley Convention City Batam tetap berjalan sesuai jadwal hingga serah terima kepada pembeli pada pertengahan 2022 nanti.

Pernyataan ini sebagai bentuk bantahan atas pemberitaan salah satu media online lokal di Batam yang menyatakan bahwa proyek Oxley Convention City Batam mangkrak karena konflik internal antara PT Oxley Karya Indo Batam (OKIB) dan rekannya yakni pengembang ternama dari Singapura.

Sales & Marketing Manager Oxley Convention City, Gloria Yang mengatakan, proyek Oxley saat ini tengah memasuki tahap pembangunan fondasi.

“Kami baru selesai proses pemasangan piling (tiang pancang, Red.) sebanyak 2.000 unit. Dan sekarang masih tahap tes piling. Semuanya aman,” katanya di Kantor Marketing Oxley, Batam Center, Selasa (24/9).

Gloria menegaskan, setelah proses piling, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan ke atas dengan konsep precast. Sehingga prosesnya tetap berjalan on time sampai serah terima nanti kepada pembeli.

Untuk proses penjualan Oxley, kata Gloria, proyek prestisius ini sudah laku hampir 70 persen. “Untuk penjualan, kami tak pernah ragu. Dalam beberapa hari ini, masih ada yang beli. Apalagi nanti saat menaranya sudah terlihat, animo masyarakat akan meningkat,” paparnya.

Sedangkan di tempat yang sama, Project Manager Oxley Convention City yang juga berasal dari pengembang Singapura rekanan OKIB, Aldrin Tai menjelaskan bahwa saat ini proyek Oxley akan memasuki tahap pembangunan naik ke atas.

“Kami kuatkan struktur fondasi untuk naikkan gedung dan menghabiskan waktu untuk itu. Kami mencoba cepat agar semuanya sesuai progres on time. Jadi jangan khawatir terhadap isu itu dan bersabarlah,” jelasnya.

Aldrin yakin pembangunan Oxley akan membawa dampak positif terhadap Batam, khususnya menambah lowongan kerja di Batam.

“Dengan hadirnya Oxley bisa menyerap 5 ribu hingga 10 ribu tenaga kerja di sini,” pungkasnya. (leo)