Peristiwa

Pencuri Ingusan Bungkus HP dengan Kaos Kaki, Sebelum Ditanam di Belakang Rumah

Pelaku pencurian handphone yang masih di bawah umur diamankan aparat dari Polsek Bintan Utara di Gang Melati Dalam, Tanjunguban, Selasa (24/9). F.Polsek Bintan Utara untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Keseringan ditangkap polisi karena melakukan pencurian handphone (HP) tidak menyebabkan remaja putus sekolah berinisial AS, 14, jera.

Pencuri ingusan ini kembali diamankan aparat kepolisian dari Polsek Bintan Utara lantaran mencuri dua unit handphone.

Cilakanya, handphone yang disikat milik tetangga dia sendiri di Tanjunguban.

Kepada penyidik, AS mengaku sudah 12 kali mencuri. Dia biasanya masuk dari pintu belakang rumah para korban lalu menyelinap ke dalam rumah untuk mengambil handphone.

Anehnya, setelah melakukan aksinya, dia menyembunyikan handphone hasil curian dengan menanamnya ke dalam tanah di belakang rumahnya.

Sebelum ditanam ke dalam tanah, handphone hasil curian dimasukkan ke dalam plastik dan kaos kaki.

“Katanya biar tidak ketahuan orang lain,” ujar Kapolsek Bintan Utara, Kompol Arbaridi Jumhur, Rabu (25/9) siang.

Pelaku AS, kata Kapolsek, diamankan di Gang Melati Dalam, Tanjunguban, Selasa (24/9). Setelah diamankan, pelaku menunjukkan tempat dia menanam handphone tepat di belakang rumahnya.

“Dua handphone disita yakni merek Samsung dan Xiaomi,” ujar dia.

Saat ini, pelaku masih diperiksa di markas Polsek Bintan Utara. Akibat perbuatan ini, pelaku akan dijerat pasal 363 juntho ayat 2 KUHP dan UU nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak. (met)