Peristiwa

Diduga Salahi Aturan, Perusahaan Jual Ready Mix ke Luar Hotel Melia

Lokasi perusahaan yang memproduksi ready mix di Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Sebuah perusahaan yang memproduksi beton cor atau ready mix di Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong diduga menyalahi aturan karena telah menjual hasil produksinya selain untuk pembangunan Hotel Melia Bintan Indonesia.

Padahal, izin sementara yang diberikan pemerintah ke perusahaan tersebut yakni sebatas memproduksi ready mix untuk menyuplai pembangunan di Hotel Melia.

Seorang warga, Agus mengatakan, perusahaan yang memproduksi ready mix itu diduga tidak lagi menyuplai untuk pembangunan Hotel Melia.

“Perusahaan itu masih produksi, namun bukan untuk Melia lagi. Diduga ready mix-nya dijual ke luar, bahkan kabarnya diduga menyuplai ke proyek pemerintah,” kata lelaki ini.

Dia mengatakan, kalau berdasarkan aturan, perusahaan tersebut tidak boleh beroperasi di Desa Sebong Pereh. Karena aturan RT RW nya, menurut ia, daerah pariwisata.

“Izin sementara yang diberikan pemerintah cuma untuk menyuplai ready mix untuk pembangunan Melia,” kata dia.

Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bintan, Hasfarizal Handra mengatakan, izin yang diberikan pemerintah ke perusahaan tersebut berupa izin sementara untuk menyuplai ready mix untuk pembangunan Hotel Melia.

Namun, bila pembangunan hotel telah selesai, maka produksi ready mix juga harus dihentikan. Dan, ditegaskannya perusahaan harus pindah ke lahan yang menurut RT RW nya industri. (met)

Loading...