Peristiwa

Proyek Senilai Rp 11,5 Miliar Bikin Lampu Merah Km 16 Padam, Tabrakan pun Nyaris Terjadi

Pengendara dari arah Tanjungpinang ke Kawal nyaris terlibat tabrakan dengan pengendara yang datang dari arah Tanjunguban ke Tanjungpinang, Kamis (3/10). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Kecelakaan jalan raya nyaris terjadi di simpang lampu merah Kilometer (Km) 16 Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Kamis (3/10) siang.

Penyebabnya, karena lampu merah di simpang empat tersebut padam lantaran pembangunan bundaran senilai Rp 11,5 miliar yang tahap awal dikerjakan CV Bangun Bintan Jaya.

Pantauan di lapangan, kendaraan yang melaju dari arah Tanjungpinang – Kawal nyaris bertabrakan dengan kendaraan yang melaju dari arah Tanjunguban – Tanjungpinang.

Demikian pula kendaraan dari arah Kawal yang hendak ke arah Tanjunguban dan Tanjungpinang harus ekstra hati-hati dalam berkendara.

Pasalnya, lampu merah di simpang Km 16 tidak lagi menyala sejak adanya proyek Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan yang membangun bundaran di simpang tersebut.

Wagio, seorang pengendara mengaku kaget sebab kendaraanya yang melaju dari arah Kawal ke Tanjungpinang nyaris ditabrak kendaraan lainnya yang datang dari arah Tanjunguban ke Tanjungpinang.

“Ya kaget karena tiba-tiba ada kendaraan dari arah Tanjunguban ke Tanjungpinang,” kata dia.

Dia berharap ke dinas terkait agar menempatkan petugas di lapangan untuk mengatur arus kendaraan yang lalu lalang di simpang tersebut selama lampu merah di simpang tersebut tidak menyala.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bintan, Moh Insan Amin mengatakan, sebenarnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bintan telah menyampaikan hal ini.

“Sampai kapan pemadamannya saya tidak tahu. Lebih baik langsung ke PU,” saran ia.

Dia juga mengimbau kepada pengendara agar berhati-hati ketika melintasi jalur tersebut.

Sementara Kadis PUPR Kabupaten Bintan, Herry Wahyu hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan secara resmi. (met)