Metro Bintan

Akhir Oktober, Tiga Desa di Bintan Pesisir Terang Benderang selama 14 Jam

Rapat persiapan PLN menyuplai listrik ke tiga desa di Kecamatan Bintan Pesisir yang dilaksanakan di aula Desa Air Glubi, Jumat (4/10) lalu. Rapat dihadiri Plt Camat Bintan Pesisir Sutono, Kades Air Glubi, PlN Kelong dan pejabat ULP Kijang. F.PLN Kijang untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Kabar gembira bagi masyarakat tiga desa yang ada di Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, yakni Desa Air Glubi, Desa Numbing dan Desa Mapur.

Akhir Oktober 2019 ini, PLN akan menyuplai listrik selama 14 jam setiap hari dan membuat tiga desa di Kecamatan Bintan Pesisir terang benderang mulai dari sekitar pukul 17.00 WIB sampai dengan sekitar pukul 07.00 WIB.

“Insya Allah akhir Oktober ini, doakan semuanya lancar. Semoga cuaca bagus sehingga material-material bisa dikirim sesuai jadwal,” ujar Manager PLN Kijang, Dian Indri Sahputri kepada Batam Pos, Selasa (8/10) siang.

Persiapan, diantaranya mesin pembangkit listrik untuk Desa Air Glubi sudah berada di desa tersebut dan tinggal perakitan dan step up trafo step up.

Sedangkan untuk 2 desa lainnya, dirinya masih menunggu laporan tim ULP Kijang yang sedang bekerja di sana.

Dijelaskannya, mesin pembangkit listrik di Desa Numbing akan menghasilkan daya lebih kurang 500kW, di Desa Air Glubi lebih kurang 300kW, di Desa Mapur lebih kurang 100kW.

“3 desa tersebut akan beroperasi pembangkit dan menghasilkan listrik selama 14 jam mulai dari sekitar pukul 17:00 sampai dengan sekitar pukul 07:00 WIB. Sedangkan untuk jumlah pelanggan bisa berapa aja selama masih dalam range kapasitas mesin yang ada,” kata dia.

Dijelaskan juga bahwa tahap awal ini sementara 14 jam karena memang lebih banyak pemakaian malam, sedangkan siang hari masyarakat melaut.

“Ke depan sama-sama kita rencanakan untuk 24 jam, terutama jika ada investor yang membangun industri di 3 desa tersebut,” kata dia.

Sementara itu persiapan lainnya masih lanjutnya diharapkan dari masyarakat agar menggunakan instalasi sesuai standar keamanan listrik dan dinyatakan dengan SLO.

“Setelah itu kami akan sambung KWH meternya di rumah-rumah,” kata dia.

Sementara itu, Plt Camat Bintan Pesisir, Sutono mengakui hal itu. Dia bersyukur karena selama ini, di tiga desa tersebut belum ada listrik dari PLN.

“Info dari pihak PLN unit Kijang begitu supaya lebih jelas mohon ditanyakan langsung ke PLN,” kata dia. (met)

Loading...