Kabar Pemkab

Menteri Yohana Resmikan RP3 di KIB, Lobam

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana Yembise bersama Bupati Bintan, Apri Sujadi dan GM PT BIIE – Lobam, Aditya Laksamana melakukan penguntingan pita pada saat meresmikan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3) di Kawasan Industri Lobam (KIB), Kecamatan Seri Kuala Lobam, Senin (7/10) sekitar pukul 14.00 WIB. F.Dinas Kominfo Bintan untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Yohana Yembise meresmikan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3) di Kawasan Industri Lobam (KIB), Kecamatan Seri Kuala Lobam, Senin (7/10) sekitar pukul 14.00 WIB.

Ini RP3 ketiga yang diresmikan dari 5 kawasan industri di Indonesia setelah menindaklanjuti penandatanganan MoU antara Kemen PPPA dengan 5 kawasan industri untuk membuat RP3 yakni Cakung, Karawang, Cilegon, Pasuruan, dan Bintan pada 15 Agustus 2019 lalu.

Peresmian RP3 di KIB, Lobam, dihadiri Bupati Bintan Apri Sujadi dan GM PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) Lobam, Aditya Laksamana serta Asisten I Pemprov Kepri, Raja Ariza.

Bupati Bintan, Apri Sujadi menuturkan bahwa Kawasan Industri Bintan PT BIIE Lobam Bintan akan menjadi yang ketiga dari 5 kawasan industri di Indonesia sebagai pilot project sebagai RP3.

Ia juga mengutarakan hadirnya RP3 ini bisa menjadi wadah bagi tenaga kerja perempuan terhadap antisipasi kasus-kasus yang kerap mengganggu para pekerja perempuan diantaranya kekerasan atau pelecehan seksual, yang terjadi di lingkungan kawasan pekerja.

“Tentunya ini sangat baik bagi sektor pekerja, dimana hal ini akan menjadi wadah khususnya bagi tenaga kerja perempuan terhadap kasus-kasus yang sering menghantui pekerja perempuan,” ujarnya.

Dikatakannya juga bahwa dari 17 perusahaan, 9 perusahaan sudah memiliki Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3) dengan 2.800 orang merupakan pekerja perempuan dari total keseluruhan 4.414 pekerja.

Menurutnya juga bahwa berdirinya RP3 di Kawasan Industri Lobam, tentunya akan membuat para pekerja perempuan untuk tidak merasa malu, atau takut, untuk mengadu bila terjadinya tindak kekerasan dan pelecehan seksual di tempat kerja mereka.

Asisten I Pemprov Kepri Raja Ariza menyampaikan, diresmikannya RP3 ini menjadi bukti bahwa perempuan yang bekerja di KIB, Lobam akan terlindungan dari perlakuan kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi lainnya.

Dia berharap, diresmikannya RP3 ini akan terciptanya lingkungan yang nyaman sehingga dapat meningkatkan produktivitas perusahaan.

“Terima kasih kepada ibu Menteri dan kepada PT BIIE yang telah membentuk RP3. Kami akan membentuk rumah perlindungan pekerja perempuan di kawasan industri lainnya,” katanya.

GM PT BIIE, Aditya Laksamana menyampaikan, keberadaan RP3 ini dirasakan perlu karena banyaknya pekerja perempuan di kawasan ini.

Dia mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Menteri Yohana dalam membuat RP3 di BIIE dimana jumlah persentase pekerja wanita di Kawasan Industri Bintan adalah sebesar 54 persen dan sebanyak 48 persen berada di Level manajemen.

“Terima kasih juga dukungan Pemprov Kepri dan Pemkab Bintan,” ujarnya.

Selain itu dia menambahkan bahwa dengan adanya RP3 di Kawasan Industri Bintan, produktivitas kerja akan lebih optimal sehingga berdampak pada peningkatan produktivitas kerja karyawan yang akan menaikkan nilai kompetitif dalam menjawab persaingan global.

Sementara, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Yohana Yembise mengatakan bahwa perempuan saat ini sudah semakin maju.

Perempuan juga telah menempatkan posisi yang strategis di sejumlah posisi pemerintahan. Berdirinya Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3) sebagai wadah dalam melindungi kaum wanita.

“Kabupaten Bintan menjadi salah satu model pilot project yang telah memperkerjakan kaum wanita lebih dari 50 persen, dan kita berharap dengan adanya ini dapat memproteksi kaum pekerja wanita yang harus memiliki kesetaraan gender dengan kaum laki-laki,” tutupnya.

Usai saling tukar cinderamata baik dari Kemen PPPA dan Pemprov Kepri serta Pemkab Bintan maupun PT BIIE. Rombongan kemudian melakukan penguntingan pita RP3 di lantai dasar Wisma BIIE, Lobam. Kemudian rombongan meninjau ke PT Pepperl and Fuchs Bintan melihat ruang laktasi dan menyapa pekerja perempuan di perusahaan itu. (met)

Loading...