Peristiwa

Diselundupkan Lewat Kapal Kelud, Bandar Ganja Jaringan Aceh Ditembak di Bintan

Bandar ganja jaringan Aceh diamankan. F.Satresnarkoba Polres Bintan untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Seorang bandar ganja jaringan Aceh berinisial RH, dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melarikan diri beberapa saat setelah diamankan aparat dari Kepolisian Resor (Polres) Bintan.

Lelaki yang tinggal di Kampung Kenangan, Kilometer (Km) 3 Tanjungpinang diamankan di jalan raya Kampung Wacopek, Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur pada Selasa (8/10) sekitar pukul 16.00 WIB.

Dari tangannya, polisi mengamankan barang bukti lebih kurang 3 kilogram (Kg).

RH mengakui mengambil sendiri ganja ke Aceh. Dari Bandara Hang Nadim, Batam, ia berangkat ke Aceh.

Untuk menghindari aparat, dia memilih jalur laut. Dengan menaiki kapal Pelni, KM Kelud, ia kembali ke Tanjungpinang.

Dia juga mengakui kalau sebelumnya tertangkap atas kasus yang sama. Ia dihukum badan dan akhirnya bebas pada tahun 2010.

“Saya dulu ditangkap Polisi Tanjungpinang,” kata ia.

Bandar ganja jaringan Aceh diamankan di jalan raya Kampung Wacopek, Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur pada Selasa (8/10) sekitar pukul 16.00 WIB. F.Satresnarkoba Polres Bintan untuk Batam Pos.

Akhir 2017, ia kembali terjerumus ke dunia gelap narkoba. Ia kembali tertarik mengedarkan kembali ganja.

“Ganja ini saya edarkan ke Bintan, Tanjungpinang dan Batam saja,” kata ia.

Dengan tertangkapnya, ia mengaku menyesal.

Kasatresnarkoba Polres Bintan AKP Nendra Madya Tias mengatakan, pelaku merupakan bandar ganja jaringan Aceh.

“Dia ambil sendiri ganja ke Aceh dengan berangkat dari Bandara Batam. Lalu ganja diselundupkan lewat kapal Kelud ke Bintan,” kata ia.

Penangkapan pelaku bermula dari informasi warga bahwa akan ada transaksi ganja di jalan raya Wacopek, Bintan.

“Informasi yang kita terima bahwa pelaku bawa motor Honda Vario,” kata ia.

Barang bukti ganja yang diamankan. F.Satresnarkoba Polres Bintan untuk Batam Pos.

Ketika melihat orang yang mengendarai motor dengan ciri-ciri sama, akhirnya anggota di lapangan mencegat pelaku.

“Kita geledah badannya dan motornya. Ditemukan ganja lebih kurang 3 Kg yang dibungkus lakban warna cokelat pada sepeda motornya,” kata ia.

Selain itu, anggota juga menemukan dua paket kecil ganja di dalam tas sandang warna hitam.

Dari pengembangan, polisi mengeledah rumah pelaku di daerah Kampung Kenanga Km 3, Kota Tanjungpinang.

“Di sana kita temukan lagi 2 paket kecil ganja dan alat hisap sabu,” kata ia.

Selanjutnya, pelaku dan barang bukti diamankan ke markas Polres Bintan.

“Ya pelaku sempat melawan, akhirnya kita tembak di kakinya. Saat ini kita masih melakukan penyelidikan kasus ini,” kata ia.

Adapun barang bukti yang diamankan 3 paket besar ganja kurang lebih 3 Kg, 4 paket kecil yang dibungkus menggunakan plastik bening, 1 unit alat hisap sabu dan 1 unit kendaraan roda 2 merk Vario BP 3546 CB, 1 tas warna hitam, 1 tas warna hijau, 1 unit handphone merk VIVO, dan 1 unit Handphone merk Samsung. (met)